News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Resmikan Pilot Project Anjungan SIAPkerja di Bekasi, Menaker: Dekatkan Akses Layanan Ketenagakerjaan di Kawasan Industri

Resmikan Pilot Project Anjungan SIAPkerja di Bekasi, Menaker: Dekatkan Akses Layanan Ketenagakerjaan di Kawasan Industri


Bekasi, Wartapembaruan.co.id - Dalam rangka mendekatkan akses layanan ketenagakerjaan di kawasan industri, Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meresmikan pilot project Anjungan SIAPkerja, sebuah layanan berupa one stop services berupa pelayanan terintegrasi bidang ketenagakerjaan yang berlokasi di Bounded Center Kawasan Industri MM2100 Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (12/1)

Anjungan ini merupakan labour center pertama, di mana fasilitas didesain untuk mendekatkan pelayanan ketenagakerjaan kepada stakeholders kawasan industri maupun kawasan ekonomi khusus.

"Anjungan SIAPkerja Kawasan Industri MM2100 ini diharapkan menjadi cerita sukses, sebuah percontohan yang kelak menjadi model dari seluruh Anjungan SIAPkerja yang nantinya akan bertumbuh di berbagai Kawasan industri," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, pada acara peresmian, di Bounded Center Kawasan Industri MM2100 Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (12/1).


Menurut Ida, Kemnaker merencanakan dalam jangka Panjang akan membangun Anjungan SIAPkerja di beberapa Kawasan industri di Indonesia.



"Di tahun 2022 ini, nantinya selain di Kawasan Industri MM2100, Kementerian Ketenagakerjaan akan melaksanakan pilot project Anjungan SIAPkerja di 9 kawasan industri di seluruh Indonesia, di antaranya yakni di Morowali, Batang, Bintan, Toba dan Seimangke, Mojokerto, Mandalika, Halmahera, Tanah Bumbu, dan Likupang," ujar Ida.


Sementara itu, Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Suhartono dalam laporannya mengatakan, peluncuran pilot project ini merupakan tindaklanjut dari Nota Kesepahaman antara Menteri Ketengakerjaan dan Ketua Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKII) tentang Layanan Bidang Ketenagakerjaan di Kawasan Industri.


"Ruang lingkup Nota Kesepahaman ini meliputi layanan bidang Penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja; Pelatihan vokasi dan produktivitas; Hubungan industrial dan jaminan sosial ketenagakerjaan; Pembinaan pengawasan ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3); dan Perencanaan, pengembangan, dan sistem informasi ketenagakerjaan," pungkas Suhartono. (Azwar)

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.