Debut 2026, Ruangrima Hadirkan Nuansa Indie Rock dan Dream Pop dalam “Hujan, Kemana Saja Kau?”
Jakarta, Wartapembaruan.co.id — Ruangrima resmi memperkenalkan diri ke kancah musik Indonesia lewat single debut berjudul “Hujan, Kemana Saja Kau?” yang dirilis pada 23 Januari 2026. Lagu ini menjadi langkah awal proyek musik alternative tersebut dalam meramu warna indie rock, dream pop, dan shoegaze ke dalam balutan karya yang emosional namun tetap mudah dinikmati.
Secara eksplisit, “Hujan, Kemana Saja Kau?” bercerita tentang seseorang yang menantikan hujan setelah kemarau panjang—sebuah momen sederhana yang terasa begitu membahagiakan ketika musim penghujan akhirnya tiba. Namun di balik narasi tersebut, lagu ini menyimpan makna yang lebih dalam tentang perjalanan emosional seseorang yang lama dirundung kesedihan, lalu perlahan menemukan ruang untuk bernapas, merasa lega, dan berani melanjutkan hidup meski sendirian.
Hujan dalam lagu ini menjadi metafora fase pemulihan: membasahi, membersihkan, sekaligus menumbuhkan harapan baru. Alih-alih terdengar muram, Ruangrima justru membungkus tema personal tersebut dengan nuansa musik yang upbeat dan terasa optimis.
Ketukan drum yang bersemangat, permainan bass dengan efek chorus yang lembut, serta rhythm gitar yang sederhana namun kuat, menciptakan atmosfer hangat dan membangkitkan semangat. Karakter sound yang mengawang khas dream pop dan shoegaze tetap terasa, namun tidak menghilangkan sisi catchy yang membuat lagu ini relevan untuk dinikmati luas—terutama di tengah musim hujan yang tengah berlangsung di Indonesia.
Penggalan lirik seperti, “Semangatku takkan layu / Walaupun tiada yang merayu / Bebas lepas kujalani hidupku…” menjadi pernyataan tegas tentang keteguhan hati. Sebuah pesan sederhana namun kuat bahwa kebahagiaan adalah hak setiap doa, dan hidup tetap layak dijalani dengan keberanian.
Ruangrima sendiri merupakan proyek musik yang mulai dibangun sejak 2013. Terinspirasi dari skena lokal seperti rumahsakit, Pure Saturday, dan Efek Rumah Kaca, serta diperkaya referensi global seperti The Cure dan Cocteau Twins, Ruangrima menghadirkan sentuhan alternative yang klasik sekaligus modern.
(Ysf)

