Inilah Tiga Pesan Ketua MA bagi 18 Ketua Pengadilan Tingkat Banding
Jakarta, Wartapembaruan.co.id - Selasa, 3 Februari 2026. Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Sunarto, menegaskan bahwa sebelum mengawasi dan membina orang lain, integritas pribadi dan profesionalitas pimpinan peradilan harus berdiri kokoh terlebih dahulu.
Penegasan tersebut disampaikan saat pelantikan 18 Ketua Pengadilan Tingkat Banding yang digelar di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Dalam sambutannya, Prof. Sunarto—yang juga Guru Besar Universitas Airlangga Surabaya—menyampaikan tiga pesan utama yang diharapkan menjadi kompas moral dan profesional bagi para pimpinan pengadilan yang baru dilantik.
Rendah Hati, Hati-hati, dan Sepenuh Hati
Pesan pertama menekankan pentingnya menjalankan jabatan dengan kerendahan hati, kehati-hatian, dan pengabdian penuh. Ketua MA mengingatkan bahwa jabatan bukanlah kepemilikan, melainkan titipan sementara yang akan berakhir seiring waktu.
Menurutnya, kewenangan tidak boleh menjelma menjadi kesombongan ataupun menciptakan jarak dengan aparatur dan masyarakat pencari keadilan. “Semakin tinggi pohon menjulang, semakin kuat akarnya harus menancap ke bumi,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa setiap kebijakan dan tanda tangan pimpinan pengadilan membawa konsekuensi hukum dan moral. Oleh karena itu, kehati-hatian bukanlah tanda keraguan, melainkan bentuk penghormatan terhadap marwah jabatan.
Jabatan untuk Kemaslahatan
Pesan kedua menegaskan bahwa jabatan harus ditunaikan demi kemaslahatan publik, bukan sebagai simbol kekuasaan. Kepemimpinan peradilan, kata Ketua MA, harus berorientasi pada pelayanan, bukan dominasi.
Dalam konteks peradilan, kemaslahatan diwujudkan melalui pelayanan hukum yang mudah diakses, transparan, manusiawi, bermartabat, serta bebas dari praktik transaksional.
Ia mengingatkan bahwa amanah kepemimpinan merupakan kontrak moral, tidak hanya dengan manusia, tetapi juga dengan Tuhan. Ketua MA mengutip sabda Nabi Muhammad SAW bahwa pemimpin yang mempersulit urusan masyarakat akan dipersulit kehidupannya, sedangkan pemimpin yang adil dan memudahkan akan dimudahkan oleh Allah SWT.
Keteladanan sebagai Fondasi Wibawa
Pesan ketiga menekankan pentingnya keteladanan. Ketua MA menyebut keteladanan sebagai kunci utama kepemimpinan yang berwibawa dan berpengaruh.
Sebagai kawal depan Mahkamah Agung di daerah, Ketua Pengadilan Tingkat Banding memiliki peran strategis dalam pembinaan dan pengawasan. Oleh karena itu, integritas pribadi dan profesionalitas pimpinan harus menjadi contoh nyata bagi seluruh aparatur peradilan.
Ketua MA juga mengingatkan bahwa peningkatan kesejahteraan hakim harus dijadikan momentum untuk memperkuat integritas, bukan sebaliknya. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi praktik bermain perkara, transaksi, maupun penyalahgunaan kewenangan.
Dengan kepemimpinan yang rendah hati, berorientasi pada kemaslahatan, dan ditopang keteladanan, Ketua MA optimistis marwah peradilan akan semakin kokoh dan kepercayaan publik terhadap Mahkamah Agung terus meningkat.
Daftar Pejabat yang Dilantik
• Dr. Hj. Nirwana, S.H., M.Hum. – Ketua Pengadilan Tinggi Makassar
• Aroziduhu Waruwu, S.H., M.H. – Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah
• Krosbin Lumban Gaol, S.H., M.H. – Ketua Pengadilan Tinggi Ambon
• Dr. Hery Supriyono, S.H., M.Hum. – Ketua Pengadilan Tinggi Bandung
• Sutaji, S.H., M.H. – Ketua Pengadilan Tinggi Nusa Tenggara Barat
• Suwono, S.H., S.E., M.Hum. – Ketua Pengadilan Tinggi Maluku Utara
• Dr. Pontas Efendi, S.H., M.H. – Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak
• Aviantara, S.H., M.Hum. – Ketua Pengadilan Tinggi Kupang
• H. Suwidya, S.H., LL.M. – Ketua Pengadilan Tinggi Banten
• Dr. Albertina Ho, S.H., M.H. – Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur
• Dr. Drs. Moch. Sukkri, S.H., M.H. – Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung
• Dr. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag. – Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak
• Dr. H. Bambang Supriastoto, S.H., M.H. – Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya
• Drs. Rd. Mahbub Tobri, M.H. – Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Utara
• Drs. Wahyudi, S.H., M.H. – Ketua Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara
• Drs. Syamsulbahri, S.H., M.H. – Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palu
• Mohamad Husein Rozarius, S.H., M.H. – Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Palembang
• Hj. Evita Mawulan Akyati, S.H., M.H. – Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Banjarmasin
Editor : Alred
Penulis: Azzah Zain Al Hasany
