BREAKING NEWS
 

LSM GEMPITA Desak UIN Raden Fatah DO Mahasiswa Diduga Pelaku Kekerasan Seksual


Palembang, Wartapembaruan.co.id
— LSM Generasi Muda Peduli Tanah Air (GEMPITA) mendesak UIN Raden Fatah Palembang menjatuhkan sanksi Drop Out (DO) terhadap seorang mahasiswa berinisial TR, yang diduga terlibat kasus kekerasan seksual dan telah viral di ruang publik.

Dalam surat resmi tertanggal 9 Februari 2026, GEMPITA menilai kasus ini bukan lagi persoalan pribadi, melainkan telah mencoreng nama baik kampus dan menguji komitmen institusi akademik dalam melindungi korban.

“Ini ujian integritas kampus. Diam atau setengah hati sama saja dengan pembiaran,” tegas GEMPITA.

Menurut GEMPITA, ketidaktegasan kampus berpotensi melanggengkan budaya impunitas dan mengirim pesan keliru bahwa pelanggaran berat etika akademik dapat ditoleransi. Mereka menegaskan prinsip zero tolerance terhadap kekerasan seksual harus ditegakkan secara nyata, bukan sekadar jargon.

Selain menuntut DO, GEMPITA juga meminta pihak rektorat:

- Menyampaikan sikap resmi secara terbuka,

- Menjamin kampus sebagai ruang aman,

- Menunjukkan keberpihakan jelas kepada korban.

GEMPITA bahkan memperingatkan akan menggalang aksi besar-besaran jika UIN Raden Fatah tak segera bersikap tegas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak UIN Raden Fatah Palembang belum memberikan pernyataan resmi. Publik kini menanti, apakah kampus berdiri di barisan keadilan atau memilih sikap abu-abu yang berisiko merusak kepercayaan masyarakat.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image