Universitas Indonesia Tebar Kebermanfaatan bagi 81 Keluarga PMI di Malaysia
Jakarta, Wartapembaruan.co.id - Tim pengabdian masyarakat dari Universitas Indonesia yang diketuai oleh Prof. Dr. rer. nat. Agustino Zulys, M.Sc mengambil peran untuk memberdayakan masyarakat Indonesia di Selangor, Malaysia dengan berbagai program berdasarkan kebutuhan pada rentang waktu Desember 2025 sampai dengan Mei 2026. “Pemberdayaan Keluarga Pekerja Migran Indonesia di Malaysia melalui Pelatihan Pembuatan Sabun dari Minyak Jelantah dan Peningkatan Literasi Anak” menjadi judul program pertama yang dilakukan di Sanggar Bimbingan Meru, Selangor, Malaysia menyasar pada anak - anak dan orang tua serta guru. Program awalan yang dilakukan menghasilkan data untuk diperlukannya program lanjutan sehingga dilakukan program selama dua kali dengan fokus pelaksanaan program kedua mengenai peran orang tua dalam mengasuh anak dan observasi langsung simulasi emosi, sensorimotor anak serta dilanjutkan dengan edukasi sains. Program ini merupakan bagian dari Enhancing Quality Education for International Impacts and Recognition (EQUITY) Hibah Community Development Universitas Indonesia Tahun 2025-2026 yang sumber pendanaannya dari dana abadi pendidikan tinggi Kemendiktisaintek.
Program EQUITY ini di Universitas Indonesia adalah inisiatif strategis yang didukung oleh Dana Abadi Pendidikan Tinggi pada program "Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition" Kemendiktisaintek untuk mengakselerasi posisi UI dalam pemeringkatan global. Program tersebut juga merupakan pengabdian masyarakat (pengmas) yang berskala internasional yang turut diselaraskan dengan target dampak global dan capaian Sustainability Development Goals (SDGs). Program ini berdampak kepada penerima manfaat pada program ini terdiri atas 54 (lima puluh empat) anak, 27 orang tua, dan 10 guru di SB Meru, Selangor, Malaysia.
Desember 2025
Pada Desember 2025, program yang dilakukan adalah pelatihan sabun dari minyak jelanta, kelas literasi anak, dan pelatihan guru kreatif. Program pembuatan sabun dari minyak jelantah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua siswa pekerja migran tentang pemanfaatan limbah minyak jelantah agar tidak terbuang sia-sia dan edukasi kesehatan serta mempunyai nilai ekonomis.
Prof. Dr. rer. nat. Agustino Zulys menjelaskan, “Program ini sangat penting mengingat tingginya limbah minyak jelantah yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari, yakni aktivitas memasak. Melalui rangkaian kegiatan penyuluhan dan pemberdayaan, kami berharap dapat meningkatkan pengetahuan orang tua siswa yang notebene nya pekerja migran sehingga mereka dapat memanfaatkan limbah minyak jelantah sebagai upaya mengurangi limbah dan membuat produk yang bernilai ekonomis.”
Kegiatan literasi anak juga dilakukan untuk melatih kognitif dan psikomotorik dengan cara yang menyenangkan. Pembelajaran dibagi beberapa pos permainan yang akan setiap kelompok siswa merasakan semua pos yang sudah disediakan tim UI dan Garasi Baca Biman. Siswa mengikuti sangat antusias dan saling membantu dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.
“Kegiatan literasi anak itu penting dalam proses pembelajaran yang menyenangkan. Aktivitas yang diberikan menstimulus kognitif dan psikomotorik siswa untuk bisa belajar dengan metode yang tidak monoton. Semoga ini menjadi upaya untuk siswa makin antusias belajar untuk ke depannya juga.” Kata Prof Agustino Zulys dalam penyampaiannya.
Kegiatan terakhir adalah pelatihan guru SB Meru agar bisa mengajar secara kreatif kepada siswa. Siswa pasti akan mengalami kejenuhan jika metode yang diajarkan itu monoton. Maka dari itu, pelatihan terhadap guru juga penting dalam memberikan literasi agar mudah dipahami dan tidak bosan dengan berbagai metode pembelajaran yang diberikan kepada siswa nanti.
Dengan program pengabdian masyarakat yang melibatkan mitra dan berbagai kegiatan terintegratif dengan diberikan kepada orang tua, guru, dan anak, kami berharap bisa memberikan manfaat yang tepat guna dan berdampak.
Mei 2026
Pada Mei 2026, Tim UI melakukan kegiatan lanjutan berdasarkan asesmen kegiatan pertama dan pendanaan tahap berikutnya. Kegiatan yang dilakukan pada kali ini mendatangkan narasumber psikolog dan dosen psikologi UI, yaitu Dini Rahma Bintari, Ph.D sebagai narasumber untuk orang tua siswa agar makin memberikan kasih sayang kepada anaknya. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Universitas Teknologi Malaysia (UTM) dan Biman Foundation dalam pelaksanaannya.
Dini Rahma Bintari, Ph.D mengatakan pada penyampaian penyuluhan orang tua dan anak bahagia bahwa pentingnya meluangkan waktu kepada anak sesibuk apapun orang tua. Hal ini penting dalam kehadiran orang tua kepada anak agar anak juga merasa diberikan kasih sayang serta membentuk karakter anak.
Kegiatan pengmas lainnya adalah kelas literasi anak yang menanamkan cinta tanah air Indonesia serta kelas sensorimotor untuk meningkatkan kualitas sosial-emosional dan tumbuh kembang anak. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi internasional UI, UTM, dan SB Meru. Antusiasme anak begitu bagus, mereka sangat bisa mengikuti aktivitas belajar sambil bermain dan makin terstimulasi psikomotoriknya dengan berbagai aktivitas yang sudah disediakan.
Kegiatan terakhir sebagai penutup adalah pertunjukan fun science oleh Prof Zulys. Kegiatan ini diikuti oleh orang tua dan siswa. Mereka sangat senang bisa melihat pertunjukkan tersebut, mengingat mereka belum pernah merasakan nya. Ini juga menjadi pengetahuan baru untuk orang tua dan siswa bahwa science meningkatkan literasi dan mudah diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan di lingkungan rumah masing-masing.
“Terima kasih banyak untuk Universitas Indonesia yang sudah memberikan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi kami. Semoga kegiatan ini berdampak untuk masa sekarang dan yang akan datang.” kata Defa Nasution selaku Kepala Sekolah SB Meru
Prof Zulys juga mengucapakan rasa terima kasih kepada seluruh mitra, “Terima kasih banyak untuk UI, KBRI, UTM, SB Meru, dan Biman Foundation atas terlaksananya program internasional ini yang berjalan dengan lancar. Semoga UI dan semua mitra yang terlibat mendapatkan keberkahan yang banyak.”
Kegiatan ini menjadi lancar tanpa kendala karena didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan yang memfasilitasi dan mendukung pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini dari tahun 2025 sampai tahun 2026. Semoga kolaborasi ini bisa terus berlanjut antara UI, KBRI, UTM, Biman Foundation, dan SB Meru dalam memberikan manfaat yang lebih luas dan berdampak.
