Dari Nigeria ke Indonesia, ASAR_2DW Rajut Kolaborasi Global Melalui “When We Loved"


Lagos, Nigeria / Indonesia
— 24/6/2026, Penyanyi dan penulis lagu asal Nigeria, ASAR_2DW, terus memperluas jangkauan musiknya ke Asia Tenggara melalui single terbaru bertajuk “When We Loved”, hasil kolaborasi bersama rapper dan produser asal Sumba Barat, Indonesia, Iker Spz.

Dirilis pada 13 April 2026, lagu ini menjadi langkah penting bagi ASAR dalam memperkenalkan identitas musikalnya kepada pendengar Indonesia. Perpaduan Afrobeats modern dengan sentuhan hip-hop dan rap berbahasa Indonesia menghadirkan sebuah karya yang menyatukan dua budaya berbeda dalam harmoni yang terasa alami dan relevan.

Bagi ASAR, musik merupakan bahasa universal yang mampu melampaui batas negara, bahasa, dan latar belakang budaya. Melalui kolaborasi ini, ia ingin menunjukkan bahwa Afrobeats dapat berinteraksi dengan berbagai warna musik dunia tanpa kehilangan akar dan karakter aslinya.

 “Musik adalah bahasa universal. Ketika saya mendengar energi dan karakter yang dibawa Iker Spz, saya tahu kami bisa menciptakan sesuatu yang mampu menghubungkan Nigeria dan Indonesia dalam satu lagu,” ujar ASAR.

Keunikan “When We Loved” semakin terasa lewat kehadiran verse rap berbahasa Indonesia dari Iker Spz. Kolaborasi ini tidak sekadar mempertemukan dua musisi dari negara berbeda, tetapi juga menghadirkan dialog musikal yang memperkaya pengalaman mendengarkan. Secara musikal, lagu ini memadukan groove Afrobeats yang hangat dengan melodi emosional, sehingga dapat dinikmati oleh penggemar musik Afrika maupun penikmat musik urban Indonesia.

Single ini juga menjadi bagian dari perjalanan ASAR dalam membangun koneksi yang lebih kuat dengan pasar Indonesia. Sebelumnya, ia mencatatkan sejarah sebagai artis Afrika pertama yang tampil dalam Jember Fashion Carnival, salah satu festival budaya dan mode terbesar di Indonesia.

Dari “Grace” hingga “Impress Me”

Sebelum merilis “When We Loved”, ASAR lebih dulu memperkenalkan dirinya melalui sejumlah karya yang menunjukkan keberagaman musikalitasnya. Single debut “Grace” yang dirilis pada 16 Mei 2025 menampilkan perpaduan R&B, Pop, Afrobeats, Dance, dan Gospel yang memperlihatkan sisi emosionalnya sebagai solois.

Tak lama berselang, ia merilis “Impress Me” bersama Wild Sec pada 22 Mei 2025. Lagu tersebut menghadirkan energi yang lebih dinamis melalui kombinasi Afropop, Dancehall, dan ritme modern yang semakin memperkuat identitas musiknya.

Melalui karya-karya tersebut, ASAR menunjukkan kemampuannya menjelajahi berbagai genre, mulai dari R&B, Afrobeats, Dancehall, Drill, hingga Amapiano, tanpa kehilangan karakter khas yang ia sebut sebagai “Aqua Vibez.”

Tentang ASAR 2DW

Christian Ifeanyi Attah, yang dikenal dengan nama panggung ASAR_2DW, merupakan penyanyi dan penulis lagu asal Uvuru, Enugu State, Nigeria. Ia mulai merekam musik sejak usia 14 tahun dan dikenal lewat perpaduan Afrobeats, Afropop, Funk, Drill, Dancehall, serta Amapiano yang membentuk identitas musikalnya.

Namanya mulai mendapat perhatian internasional melalui single “Baby Vee” pada 2024. Sejak saat itu, ASAR terus memperluas kariernya ke berbagai negara sambil membawa semangat kreatif yang terangkum dalam slogan “Aqua Vibez.”

Bagi ASAR, musik bukan sekadar hiburan, melainkan sarana untuk membangun koneksi, memperkenalkan budaya Afrika kepada audiens global, dan menciptakan jembatan kolaborasi lintas negara. Melalui “When We Loved”, misi tersebut kembali diwujudkan dalam sebuah karya yang menyatukan Nigeria dan Indonesia dalam satu irama.


(Ysf)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Dari Nigeria ke Indonesia, ASAR_2DW Rajut Kolaborasi Global Melalui “When We Loved"
  • Dari Nigeria ke Indonesia, ASAR_2DW Rajut Kolaborasi Global Melalui “When We Loved"
  • Dari Nigeria ke Indonesia, ASAR_2DW Rajut Kolaborasi Global Melalui “When We Loved"
  • Dari Nigeria ke Indonesia, ASAR_2DW Rajut Kolaborasi Global Melalui “When We Loved"
  • Dari Nigeria ke Indonesia, ASAR_2DW Rajut Kolaborasi Global Melalui “When We Loved"
  • Dari Nigeria ke Indonesia, ASAR_2DW Rajut Kolaborasi Global Melalui “When We Loved"