MTM Hendus Dugaan Penyimpangan Pembanguan Pengaman Pantai Mandiri Sejati, Di pesisir Barat Nilai 22 M

Pesisir Barat, Lampung | wartapembaruan.co.id- Proyek Pembangunan pengaman Pantai Mandiri Sejati, Kabupaten pesisir Barat, Provinsi Lampung dengan nilai pagu 22 Miliar bersumber APBN 2026, Dinilai oleh Ketua Masyarakat Transparansi Merdeka (MTM) Lampung menyimpang dari ketentuan spesikasi. 

Menurut Ashari hermansyah, Ketua MTM Lampung mengatakan, Bahwa Proyek yang dibawah kendali di satuan kerja Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Provinsi lampung harus dihentikan sementara waktu, Sampai adanya legalitas dari tim Audit untuk memeriksa kualitas beton pracetak (Buis beton), Apakah sesuai spesifikasi atau tidak. Ujarnya

Ia menegaskan, Jika ini dibiarkan tanpa adanya feedback dari kantor BBWS, setelah dilakukan konfirmasi tertulis maka patut diduga telah Terindikasi bersama-sama melakukan pembiaran dan Permufakatan jahat untuk mencari celah keuntungan besar dari proyek tersebut.

Alasan jelas Menurut Ashari, bahwa pembangunan pengaman pantai sejati telah ternoda dengan ulah pelaksana maupun konsultan pengawas lapangan, Ada beberapa hasil temuan pertama kalinya saat meninjau lokasi pekerjaan. Diantaranya adalah pekerjaan tersebut teridindikasi melakukan dugaan kecurangan saat pekerjaan persiapan awal,

“ Antara lain adalah tidak dipasang papan nama informasi proyek, pencetakan beton pra cetak( buis beton) telah menggunakan material pasir laut, penggunaan pembesiaan pada rangka busi beton berkarat dan juga tidak sesuai spesifikasi” tegas Ashari 

Menurutnya, besi rangka tulangan yang digunakan untuk beton pracetak selain berkarat telah menggunakan besi banci alias tidak sesuai spesifikasi, setelah dilakukan pengecekan dengan menggunakan alat hasilnya besi tulangan tersebut diduga menggunakan besi berukuran berdiameter 4,94 mm, 5,15 mm, 5,28 mm. 5,51 mm, 5,45 mm. Seharusnya sesuai SNI minimal Buis beton menggunakan tulangan besi 6 mm.

Selanjutnya ashari menyebutkan, Dengan menggunakan pasir laut akan mempengaruhi kualitas dan umur beton, karena kandungan garam akan membuat tulangan besi berkarat dan tidak tahan lama sehingga menimbulkan korosi.

Diketahui proyek pembangunan pengaman pantai mandiri sejati pada satuan kerja Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung telah menelan anggaran APBN memiliki  volume 0,45 kilometer, 

Terhadap dugaan kecurangan yang berpotensi merugikan keuangan negara, Ketua Umum MTM Lampung, meminta untuk menghentikan pekerjaan tersebut sementara waktu, sebelum lebih jauh lagi adanya potensi  kerugian negara, sehingga akan merugikan masyarakat lampung. (Ah)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • MTM Hendus Dugaan Penyimpangan Pembanguan Pengaman Pantai Mandiri Sejati, Di pesisir Barat  Nilai 22 M
  • MTM Hendus Dugaan Penyimpangan Pembanguan Pengaman Pantai Mandiri Sejati, Di pesisir Barat  Nilai 22 M
  • MTM Hendus Dugaan Penyimpangan Pembanguan Pengaman Pantai Mandiri Sejati, Di pesisir Barat  Nilai 22 M
  • MTM Hendus Dugaan Penyimpangan Pembanguan Pengaman Pantai Mandiri Sejati, Di pesisir Barat  Nilai 22 M
  • MTM Hendus Dugaan Penyimpangan Pembanguan Pengaman Pantai Mandiri Sejati, Di pesisir Barat  Nilai 22 M
  • MTM Hendus Dugaan Penyimpangan Pembanguan Pengaman Pantai Mandiri Sejati, Di pesisir Barat  Nilai 22 M