Munjirin Grebek Lumpur PHB Cacing, Kapasitas Saluran Didorong Kembali Optimal Jelang Musim Hujan


Jakarta, Wartapembaruan.co.id
– Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin memimpin kegiatan Grebek Lumpur di Saluran Penghubung (PHB) Cacing, Jalan Cacing, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang diawali dengan apel kebersihan tersebut melibatkan sekitar 150 petugas gabungan dari berbagai unsur, di antaranya Satuan Tugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, Pertamanan dan Hutan Kota, Lingkungan Hidup, Gulkarmat Kota Jakarta Timur, serta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) se-Kecamatan Cakung.

Munjirin mengatakan, kegiatan Grebek Lumpur merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur memanfaatkan musim kemarau untuk melakukan pengerukan sedimentasi di saluran PHB maupun kali.

Menurutnya, musim kemarau menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pengerukan karena debit air yang mulai surut membuat kondisi sedimentasi di dalam saluran lebih mudah terlihat dan ditangani.

“Musim kemarau ini harus kita manfaatkan dengan baik untuk saluran-saluran PHB maupun kali besar. Setelah air surut, terlihat sekali sedimentasinya cukup tebal dan apa saja yang ada di dalam saluran,” ujar Munjirin.

Ia menjelaskan, pengerukan lumpur dilakukan untuk mengembalikan kapasitas tampung saluran sehingga mampu menampung lebih banyak air ketika curah hujan meningkat. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mengurangi potensi genangan saat musim hujan.

“Kalau lumpurnya bisa terangkut semuanya, kapasitas saluran menjadi lebih besar. Contohnya, saluran ini informasinya memiliki kedalaman sekitar enam meter, sementara yang terlihat saat ini sekitar 1,2 meter. Berarti sisanya merupakan lumpur,” jelasnya.

Munjirin berharap peningkatan kapasitas saluran dapat membuat aliran air hujan lebih optimal sehingga tidak mudah meluap dan menggenangi badan jalan maupun permukiman di sekitar saluran.

Selain pengerukan lumpur, Grebek Lumpur di PHB Cacing juga dirangkaikan dengan penataan dan pembersihan lingkungan, perapian utilitas kabel udara yang semrawut, serta pemangkasan pohon yang dinilai perlu ditata.

Dalam kesempatan tersebut, Munjirin meminta jajaran kecamatan dan kelurahan melakukan inventarisasi terhadap perusahaan yang beraktivitas di sekitar PHB Cacing. Langkah tersebut terutama menyasar perusahaan yang diduga membuang limbah secara langsung ke saluran.

Ia mengimbau seluruh pelaku usaha untuk memiliki dan mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) secara baik dan benar agar limbah tidak mencemari saluran.

“Perusahaan-perusahaan yang ada di sini perlu diinventarisasi, khususnya yang membuang limbah langsung ke saluran. Kita imbau agar mempunyai IPAL dan pengolahan limbah yang baik, jangan dibuang begitu saja ke saluran,” tegasnya.

Munjirin menegaskan, kegiatan Grebek Lumpur tidak hanya dilakukan di PHB Cacing, tetapi dilaksanakan secara serentak oleh jajaran kecamatan di seluruh wilayah Jakarta Timur.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilakukan di sejumlah saluran dan kali, di antaranya di wilayah Ciracas dan Kecamatan Jatinegara.

“Kita semua bergerak. Ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat, ditambah kegiatan kerja bakti pada hari Minggu,” tandas Munjirin.



Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Munjirin Grebek Lumpur PHB Cacing, Kapasitas Saluran Didorong Kembali Optimal Jelang Musim Hujan
  • Munjirin Grebek Lumpur PHB Cacing, Kapasitas Saluran Didorong Kembali Optimal Jelang Musim Hujan
  • Munjirin Grebek Lumpur PHB Cacing, Kapasitas Saluran Didorong Kembali Optimal Jelang Musim Hujan
  • Munjirin Grebek Lumpur PHB Cacing, Kapasitas Saluran Didorong Kembali Optimal Jelang Musim Hujan
  • Munjirin Grebek Lumpur PHB Cacing, Kapasitas Saluran Didorong Kembali Optimal Jelang Musim Hujan
  • Munjirin Grebek Lumpur PHB Cacing, Kapasitas Saluran Didorong Kembali Optimal Jelang Musim Hujan