PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, Senin-Selasa di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat

Ketua PWI Jaya Kesit B Handoyo saat menyampaikan arahannya pada pelaksanaan UKW Angkatan ke-65 PWI Jaya, akhir Mei 2026 lalu di Ruang Serbaguna Besar Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat.
JAKARTA, Wartapembaruan.co.id -- Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar Uji Kompetensi Wartawan, Senin dan Selasa (5-6/10), di Ruang Serbaguna Besar Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat. UKW PWI Jaya Angkatan ke-66 ini diikuti 24 peserta dari Kelas Muda dan Madya.
Penyelenggaraan UKW dari PWI Jaya ini tentunya berkaitan dengan kebutuhan masyarakat akan wartawan yang berkualitas, selaras dengan tingginya kebutuhan akan kehadiran media yang profesional.
Saat ini sangat diperlukan sinergi antara wartawan berkualitas dan media profesional agar pers nasional mampu menjadi pilar demokrasi yang sehat. Apalagi di tengah besarnya tantangan di industri media akibat masifnya penyebaran kabar bohong dan ujaran kebencian, seiring kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
"Sekarang ini wartawan dalam menulis berita banyak dibantu AI, tetapi sebenarnya jangan sampai bergantung sepenuhnya pada AI," ujar Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo, Jumat (2/10).
Kesit juga mengingatkan agar selalu dilakukan konfirmasi atau verifikasi atas pemberitaan yang lebih berdasarkan dari media sosial. "Jangan dibalik, masak mengandalkan media sosial," tegas Kesit.
Ketua Panitia UKW ke-66 PWI Jaya, Arman Suparman, menjelaskan adanya keikutsertaan 24 peserta dari Kelas Muda dan Madya. "Ada empat kelas di Muda dan satu kelas Madya," terangnya.
UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya dimulai Senin (5/10) pagi mulai pkl 08.00 WIB setelah pembukaan oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Drs. Arifin, M.A.P.
Arman Suparman mengurai terima kasihnya pada Astra International dan perusahaan katering Nendia Primarasa yang memberikan dukungannya pada pelaksanaan UKW ini.
Para penguji di UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya; Kesit Budi Handoyo, Theo M Yusuf, Asro Kamal Rokan, Rabiatun Drakel, dan Tb Adhi.