News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Dalam Rangka HUT RI , BNN Musnahkan 12.000 Pohon Ganja dari Lahan 2 Hektar di Kabupaten Mandailing Natal

Dalam Rangka HUT RI , BNN Musnahkan 12.000 Pohon Ganja dari Lahan 2 Hektar di Kabupaten Mandailing Natal

Sumatera Utara, Wartapembaruan.co.id -- Sebanyak lebih dari 12.000 pohon ganja seberat 6 ton dimusnahkan Tim Direktorat Narkotika Deputi Bidang Berantas BNN RI  dari lahan seluas 2 hektar di desa Rao-Rao Dolok Kec. Tambangan Kab. Mandailing Natal Prov. Sumatera utara.

Pemusnahan dilakukan dengan mencabut pohon ganja kemudian membakarnya. Pemusnahan pohon ganja dengan melibatkan 134 personel TNI, Polri, Bea cukai, Satpol PP dan instansi terkait di kecamatan tambangan berlangsung pada hari selasa (24/08/2021)

Keterlibatan berbagai instansi dalam pemusnahan tersebut merupakan wujud sinergitas dan komitmen negara dalam mengimplementasikan program pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika dan penyalahgunaan narkoba.

Dari 2 hektar ladang ganja tersebut terdiri dari tiga ladang yang terpisah dengan masing-masing ketinggian di ladang satu 877 mdpl, ladang dua 803 mdpl, dan ladang tiga 915 mdpl. Dan ketinggian pohon ganja berkisar 30 sampai 180 centimeter.


“kita menemukan ladang ini kurang lebih seminggu sebelumnya tepatnya pada hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2021 kita menemukan 3 titik ini, jadi ini hadiah untuk Indonesia dalam ulang tahun kemerdekaan menemukan ladang ganja ini.” Ujar Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Drs. Aldrin MP Hutabarat, M.SI

Selanjutnya, Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Drs. Aldrin MP Hutabarat, M.SI, mengatakan pemusnahan ladang pohon ganja tersebut wujud dari nyatanya memerangi narkoba sekaligus dalam rangka mewujudkan Indonesia bersih narkoba atau Bersinar. (AW)

(BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN RI)

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.

Posting Komentar