News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kementerian PUPR Perbaiki Jaringan Pipa Air Minum yang Rusak Akibat Banjir

Kementerian PUPR Perbaiki Jaringan Pipa Air Minum yang Rusak Akibat Banjir


Batu, www.wartapembaruan.co.id
– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) segera membangun infrstruktur publik di Kota Batu yang rusak akibat banjir bandang, Kamis (4/11/2021) pekan lalu. 

Pembangunan itu bahkan menjadi prioritas karena dinilai cukup vital.  Rencana ini disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau lokasi dan infrastruktur yang terdampak banjir bandang di Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (11/11/2021).

Menurut Menteri PUPR, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, beberapa jalan utama, seperti penghubung Kota Batu dan Kecamatan Karangploso, ambles setengahnya akibat arus air banjir bandang.  Basuki juga menyiapkan skema pelebaran gorong-gorong di beberapa titik di Kota Batu untuk memudahkan aliran arus air hingga bermuara ke Sungai Brantas. 

"Jadi ada tiga hal utama yang akan dilakukan, yaitu pembersihan akibat banjir bandang, pelebaran alur sungai, dan perbaikan pipa pipa air minum dan jembatan," katanya.

Dikemukakan, perbaikan jaringan pipa air minum milik PDAM yang rusak akibat banjir bandang harus segera dilakukan, demikian juga beberapa jembatan. “Pemerintah akan siapkan pipanya, pemasangannya saya serahkan PDAM dan segera diperbaiki," kata Basuki.

Jaringan pipa air minum milik Perumda Tugu Tirta Kota Malang dan Perumdam Among Tirto Kota Batu terkena dampak banjir bandang, yang menyebabkan pasokan air ke pelanggan di sejumlah kawasan terganggu. Derasnya banjir bandang di aliran Sungai Brantas membuat pipa transmisi patah dan rusak.

Untuk mengatasi kesulitan air bersih, PDAM setempat bekerja sama dengan Balai Prasaran Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Jaawa Timur, Ditjen Cipta Karya, mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak. Puluhan mobil tanki air bersih dikerahkan oleh Pemkot Malang, Pemkot Batu, dan BPPW Jatim, termasuk mengirimkan 100 terminal air ke lokasi terdampak.

Selain memperbaiki infrastruktur penting, Kementerian PUPR juga mengerahkan alat-alat berat untuk membantu membersihkan material sisa banjir bandang. Menurutnya, banjir bandang yang merenggut tujuh korban jiwa di Kota Batu penyebab utamanya serupa dengan banjir di beberapa daerah yang lain, yakni tersumbatnya saluran air saat debit air meningkat akibat hujan lebat.

"Begitu air lebih tinggi dan semakin meninggi, jebol, dan terjadi banjir bandang. Semua yang terjadi banjir bandang, kebanyakan seperti itu. Seperti di Sumatera Utara dan daerah lainnya," katanya. Banjir bandang yang terjadi di wilayah Kota Batu pada pekan lalu menyebabkan tujuh orang meninggal dunia, mengakibatkan 51 rumah rusak dan 32 rumah tergenang lumpur, serta menyebabkan kerusakan 57 kendaraan.

Menteri PUPR juga meminta warga Kota Batu dan Kota Malang yang bermukim di bantaran sungai untuk tetap mewaspadai potensi banjir bandang susulan di saat fenomena La Nina yang diprediksi mencapai puncaknya di bulan Februari tahun depan.

“Namun demi keselamatan warga dan kelestarian alam, saya meminta warga yang tinggal di bantaran sungai, baik yang terdampak maupun tidak, untuk direlokasi dan kemudian badan sungai yang dilintasi banjir bandang, khususnya Kali Paron, akan dilebarkan,” katanya.

Menteri Basuki juga menjanjikan akan membangun rumah untuk korban banjir, sedangkan lahannya disiapkan oleh Pemerintah Kota Batu. Menurutnya, semau warga harus direlokasi, karena jika dibiarkan, maka pemerintah akan dianggap salah. (ys_soel)

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.