Walikota bandar Lampung Eva Dwiana Terkesan Abaikan Aspirasi MTM
Lampung, Wartapembaruan.co.id - Ashari hermansyah, Ketua masyarakat Transparansi merdeka (MTM) provinsi lampung merasa bertanya-tanya mengapa sejak problem ini terjadi dari awal , walikota bandar lampung Eva dwiana tampaknya terkesan menutup mata terkait usaha MTM yang melakukan sosila kontrol, padahal masalah pembangunan infrastruktur adalah masalah vital untuk mengukur sejauh mana tingkat keberhasilan seorang pemimipin dalam mengelola ekonomi dan pembangunan, Ujar ashari kepada media, Sabtu (17/1/2026)
Ia berpesan kepada walikota bandar lampung eva dwiana, untuk mengambil tindakan tegas melakukan penyegaran pencopotan Oknum kepala dinas pekerjaan umum kota bandar lampung yang selama ini menjadi sorotan Publik, terutama oleh MTM, imbuhnya
Coba untuk kalangan jurnalis perlu dimintai konfirmasi kepada walikota eva, apa pendapat dia terkait aspirasi yang pernah disampaikan oleh MTM, jangan terkesan ada istilah lama masih dipakai, Asal bapak senang (ABS) atau asal Ibu senang (AIS), pola-pola seperti ini justru menyuburkan budaya kolusi dan nepotisme, dan representatif dekadensi kearah negatif.
Baiklah, semoga walikota eva dapat melihat cuplikan berita ini untuk dapat mengambil tindakan tegas terkait permasalahan infrastruktur, maka kami akan menjabarkan secara detail usaha MTM yang sudah melakukan survei dan Investigasi ditahun 2025, ujar dia
Pada part 4 kali ini , Masyarakat transparansi Merdeka (MTM) provinsi lampung, selanjutnya akan menguraikan secara lengkap hasil Survei dan Investigasi ditahun 2025, terutama terkait pekerjaan Peningkatan Jalan Cik Ditiro ujung Kecamatan kemiling, bandar lampung dengan anggaran sekitar 2.9 Miliar lebih dan Pekerjaan tersebut bersumber dari APBD 2025 di satuan kerja Dinas Pekerjaan umum (PU) pemerintah kota bandar lampung yang dilaksanakan oleh CV.N*sa E*as sebagai pihak kontraktor pelaksana, terang Ashari
Dalam keterangannya Pihaknya menjelaskan untuk masalah pekerjaan Jalan yang berada di jalan dik citiro kemiling kearah wisata kampung vetnam ada dua pekerjaan yang sama, namun ditahap awal pekerjaan tersebut dilaksankan oleh satuan kerja Dinas pekerjaan umum kota bandar lampung, dan terusanya dilaksanakan oleh Balai besar jalannasional (BPJN) provinsi lampung,
Namun pihaknya menuturkan, kalau yang kami uraikan subjeknya adalah pada pekerjaan peningkatan jalan atau Rigid beton yang dikelola oleh satuan kerja Dinas pekerjaan umum pemerintah bandar lampung, katanya.
Ada beberapa bagian utama yang akan dijadikan Subjek untuk dilakukan investigasi, yaitu pekerjaan persiapan, Pekerjaan pasangan galian tanah, pekerjaan pasangan tulangan pembesian, pekerjaan pasangan Rigid pavermen (Beton). Pekerjaan Pekerjaan Pasangan Lean Concrete ( LC ) atau lantai kerja ,dan pekerjaan pasangan agregat.
Dari hasil Investigasi yang sudah dilakukan disekisaran tanggal 26 juni 2025, sampai dengan tanggal 13 juli 2025, semuanya Diduga melakukan pelanggaran atau tidak sesuai spesifikasi teknis, diantaranya urai dia adalah ;
A.PERKERJAAN PERSIAPAN
- Indikasi Dugaan Pelanggaran pada pekerjaan Persiapan, objeknya adalah tidak dilakukan pekerjaan
pasangan papan informasi proyak dan K3, Hal demikian termasuk klasifikasi pengurangan volume
kegiatan, yang notabenenya merugikan keuangan negara.
B. PEKERJAAN GALIAN TANAH (STRIPING)
- Indikasi Dugaan Pelanggaran pada pekerjaan Galian tanah , objeknya adalah Tidak dilakukan pekerjaan pasangan galian tanah atas (Stripping) yang nantinya akan berakibat terjadinya ketidakstabilan tanah dasar yang dapat menyebabkan penurunan fondasi, retaknya struktur bangunan, dan potensi kegagalan konstruksi Hal demikian termasuk klasifikasi pengurangan volume kegiatan, yang notabenenya merugikan keuangan negara
C.PEKERJAAN PASANGAN TULANGAN PEMBESIAN
1. Indikasi Dugaan Pelanggaran pada Pasangan Tulangan Besi Chair , objeknya adalah tulangan besi chair berkarat kemudian menggunakan besi Banci berdiameter 7,89 mm / 7,34 mm / 8,47 mm / 7,37 mm / 7,75 mm / 7,72 mm / 7,38 mm / 7,87 mm / 6,42 mm / 7,04 mm / 7,3 Seharusnya tulangan Chair menggunakan besi 10 mm Polos, Hal demikian termasuk klasifikasi ketidak sesuaian spesifikasi dan Mutu, yang notabenenya merugikan keuangan negara
2. Indikasi Dugaan Pelanggaran pada Pasangan Tulangan Tie bar , objeknya adalah hasil investigasi dilapangan tulangan besi TIE BAR menggunakan besi Banci berdiameter 14,31 mm / 14,26 mm / 13,96 mm Seharusnya tulangan TIE BAR menggunakan besi 16 mm ULIR/ SIRIP , Hal demikian termasuk klasifikasi ketidak sesuaian spesifikasi dan Mutu, yang notabenenya merugikan keuangan negara
3. Indikasi Dugaan Pelanggaran pada Pasangan Tulangan Dowel , objeknya adalah hasil investigasi dilapangan tulangan besi DOWEL menggunakan besi Banci berdiameter 24,08 mm mm / 23, 64 mm dan berkarat, Seharusnya tulangan DOWEL menggunakan besi 25 mm polos
D. PEKERJAAN PASANGAN RIGID PAVERMENT (BETON)
- Indikasi Dugaan Pelanggaran pada Pasangan Tulangan rigid beton , objeknya adalah hasil investigasi terdapat rigid beton memiliki ketebalan sekisar 18,90 cm / 17, 5 cm, seharusnya ketebalan rigid paverment adalah 20 cm Hal demikian termasuk klasifikasi pengurangan volume kegiatan, yang notabenenya merugikan keuangan negara
E. PEKERJAAN PASANGAN AGREGATE
- Indikasi Dugaan Pelanggaran pada Pasangan Agregate , objeknya adalah menggunakan jenis agregate Base B, seharusnya menggunakan base A, kemudian agregate yang dipasang setelah dipadatkan memiliki ketebalan sekisar 5 cm seharusnya ketebalan agregate 15 cm
F. PEKERJAAN PASANGAN LANTAI KERJA / LEAN CONCRETE ( LC )
- Indikasi Dugaan Pelanggaran pada Pasangan Agregate , objeknya adalah Terdapat disuatu area yang tidak dilakukan pekerjaan pasangan LEAN CONCRETE (LC) namun pekerjaan tersebut terindikasi dilakukan sekaligus dengan memasang langsung pekerjaan pasangan Rigid Beton Hal demikian termasuk klasifikasi ketidaksesuaian spesifikasi, yang notabenenya merugikan keuangan negara
Itulah semua hasil investigasi yang telah kami lakukan, dan kami menyimpulkan bahwa pekerjaan rigid beton yangb berlokasi di jalan dik citiro terindikasi melakukan dugaan tindak pidana korupsi, dan berharap kepada pihak penegka hukum untuk melakukan pemeriksaan kepada pihak-pihak yang terlibat, dan bila perlu secepatnya dilakukan penetapan tersangka, tutupnya.

