BREAKING NEWS

Bernuansa Dugaan Korupsi, Proyek Dinas PU Bandar Lampung Dibeber


Lampung, Wartapembaruan.co.id
- Masyarakat Transparansi Merdeka (MTM) provinsi lampung melalui ketuanya Ashari hermansyah mengungkapkan kepada media, Pada Deskripsi yang ke-8 ini, kami akan menyampaikan informasi kepada publik tentang adanya Dugaan pelanggaran pekerjaan pembangunan Gedung dinas sosial bandar lampung untuk tahun anggaran 2026, Kata ashari, Jumat (23/1/2026)

Proyek pembangunan dengan nilai kontrak 2,9 miliar lebih berasal dari anggaran APBD Dinas pekerjaan umum pemerintah kota bandar lampung  tahun2025, dikerjakan oleh CV.Mo*ha S*ec (MS), “ dan Memang betul kami sudah melakukan survei dan investigasi terkait pekerjaan pembangunan gedung sosial yang berlokasi dijalan Sam ratu langi, gedung air, kecamatan tanjung karang barat banyak sekali Dugaan pelanggaran yang tidak sesuai spesifikasi” 

Kami melakukan ini memiliki dasar, terutama gambar kerja dan juknis spsifikasi teknis yang menjadi rumusan pembanding saat dilangan yang kemudian kami lakukan eksekusi sekisar 5 september sampai dengan 10 oktober 2025, ujarnya

Singkat kata, kami akan beberkan persoalan tersebut yang menjadi Subjek dan objek pelanggaran adalah Pekerjaan persiapan, Pekerjaan pondasi, Kolom, Sloof, Tie beam, Plat lantai, dan balok, yang pertama adalah menurut dia,

PEKERJAAN PERSIAPAN, Indikasi dugaan pelanggaran pekerjaan persiapan objeknya adalah tidak dilakukan pekerjaan pasangan papan informasi proyek 

PEKERJAAN PASANGAN PONDASI DAN TULANGAN PILE CAP, Indikasi dugaan pelanggaran pekerjaan objeknya adalah,

(a) Pekerjaan pasangan  Pile cap tidak diawali pemasangan lantai kerja dan pasir terlebih dahulu, 

(b) Pekerjaan pasangan tulangan pile cap tidak sesuai spesifikasi, disebabkan telah menggunakan besi banci D 12,33 mm / D 12,73 mm/ D 13,57 mm / D 13,18 mm / D 13,58 mm, seharusnya tulangan besi pile cap menggunakan tulangan besi D 16 mm

PEKERJAAN PASANGAN TULANGAN KOLOM LANTAI 1, Indikasi dugaan pelanggaran pekerjaan objeknya adalah,

Pekerjaan pasangan tulangan kolom lantai 1dan kolom pedestal tidak sesuai spesifikasi, hasil

Investigasi pekerjaan pasangan tulangan tersebut menggunakan besi banci D 13,85 mm /D 13,37 mm / D 12,56 mm / D 12,65 mm/ D 13,11 mm/ , seharusnya tulangan pembesian tersebut menggunakan besi D 16 ulir.

(b)Pekerjaan pasangan Tulangan SENGKANG Pada kolom lantai  dan juga SENGKANG pada Tie Beam tidak sesuai spesifikasi, telah menggunakan besi banci 7,77 mm/ 7,37 mm/ 6,66 mm / 8,56 mm /6,32 mm / 6,57 mm / 6,26 mm / 5,86 mm / 6,66 mm / 6,83 mm / 7,43 mm , seharusnya sesuai spesifikasi menggunakan tulangan SENGKANG 10 mm dan pada ujung besi sengkang harus dibengkoka 

PEKERJAAN PASANGAN TULANGAN KOLOM LANTAI 2, Indikasi dugaan pelanggaran pekerjaan objeknya adalah,

(a) Pekerjaan pasangan Tulamgan Kolom Lantai 2 tidak sesuai spesifikasi, telah menggunaka besi Banci D 12,31 mm/ D 13,27 mm / D 13,33 mm, seharusnya pada tulangan kolom tumpuan menggunakan besi D 16 mm 

(b) Pekerjaan pasangan Tulamgan SENGKANG pada Kolom Lantai 2 tidak sesuai spesifikasi, telah menggunaka besi Banci 8,17 mm / 8,22 mm / 8,10 mm / 7,04 mm , seharusnya Tulangan SENGKANG pada kolom menggunakan besi 10 mm 

PEKERJAAN PASANGAN TULANGAN SLOOF, Indikasi dugaan pelanggaran objeknya adalah, 

Pekerjaan persiapan pasangan TULANGAN SLOOF tidak sesuai spesifikasi, seharusnya 

pada ujung tulangan sengkang dibengkokan

Tulangan Utama pada sloof tidak sesuai spesifikasi, telah menggunakan besi banci 6,55 

mm, yang seharusnya tulangan sloof mnggunakan besi 10 mm polos 

PEKERJAAN PASANGAN TULANGAN TIE BEAM, Indikasi dugaan pelanggaran objeknya adalah : 

Tulangan tie beam tidak sesuai spesifikasi, telah menggunakan tulangan besi Banci D 12,82 

mm/ 13,65 mm / 13,18 mm , yang seharusnya tulangan Tie beam menggunakan besi D 16 mm ulur/ sirip

Tulangan SENGKANG pada Tie Beam tidak sesuai spesifikasi, telah menggunakan besi banci 

6,23 mm, yang seharusnya menggunakan tulangan besi 10 mm.

PEKERJAAN PASANGAN PLAT LANTAI, Indikasi dugaan pelanggaran objeknya adalah : Pekerjaan pasangan Plat Lantai tidak sesuai spesifikasi, Tulangan pembesian plat lantai menggunakan besi Banci 8,10 mm / 7,81 mm / 8,16 mm , seharusnya Plat Lantai menggunakan tulangan besi D 12 mm, Pengertian D adalah tulangan Ulir/bersirip, namun tulangan plat lantai menggunakan besi Polos

PEKERJAAN PASANGAN BALOK LANTAI 2, Indikasi dugaan pelanggaran objeknya adalah:

(a) Pekerjaan pasangan Balok B1 pada tulangan bawah tidak sesuai spesifikasi, telah menggunakan besi banci D 13,79 mm, seharusnya menggunakan tulangan besi D 19 mm 

(b) Pekerjaan pasangan Balok B1 pada tulangan Tengah/samping tidak sesuai spesifikasi, telah menggunakan besi banci D 14,06 mm / D 13,66 mm, seharusnya menggunakan tulangan besi D 19 

(c) Pekerjaan pasangan Balok B1 pada tulangan Atas tidak sesuai spesifikasi, telah menggunakan besi banci D 13,47 mm/ D 13,83/ D 14,22 mm/ D 15,40 mm , seharusnya menggunakan tulangan besi D 19 mm 

Beberapa bagian struktur yang telah disebutkan tersebut dinilai telah melakukan dugaan pelanggaran, yang berpotensi merugikan keuangan negara, dan pastinya unsur-unsur yang mengarah Man rea sangat kuat sekali, jelasnya.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image