Kebakaran Gudang Beras di Palmerah Diduga Ungkap Gudang Penimbunan Minyak Ilegal
JAMBI, Wartapembaruan.co.id – Kebakaran gudang beras di kawasan Kenali Atas, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi, beberapa waktu lalu, ternyata membuka tabir dugaan praktik penimbunan minyak ilegal di sekitar lokasi kejadian.
Petunjuk awal justru datang dari warganet. Dalam kolom komentar akun TikTok JambiSharing, sebuah akun bernama contact anda menuliskan kecurigaan, “Blgkag gudang beras itu kayaknya ada tedmon di semak.. apa mungkin tempat penimbunan minyak,” tulisnya.
Komentar tersebut sontak memancing perhatian publik dan awak media. Menindaklanjuti informasi itu, tim melakukan penelusuran langsung ke lapangan. Hasilnya mengejutkan. Di belakang gudang beras yang terbakar, tepat di kawasan pemukiman warga, ditemukan sebuah bangunan gudang yang diduga kuat menjadi lokasi penimbunan minyak.
Dari pantauan di lokasi, gudang tersebut tertutup rapat dan terlihat beberapa tandon (tedmon) berkapasitas besar yang diduga digunakan untuk menampung cairan mudah terbakar. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa gudang tersebut berkaitan dengan aktivitas ilegal.
Sejumlah warga sekitar mengaku resah dengan keberadaan gudang tersebut. Mereka khawatir akan potensi kebakaran susulan mengingat lokasi berada sangat dekat dengan rumah penduduk.
“Kalau benar itu gudang minyak, jelas sangat berbahaya. Kami takut kejadian kebakaran terulang,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kepemilikan maupun aktivitas gudang tersebut. Publik kini menunggu langkah tegas aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan penimbunan minyak ilegal yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

