BREAKING NEWS

Wakil Wali Kota Jaktim Buka Sidang Pleno Musrenbang Kecamatan 2026


Jakarta Timur, Wartapembaruan.co.id
— Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, secara resmi membuka Sidang Pleno Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2026 di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Selasa (20/1/2026).

Sidang pleno tersebut dihadiri seluruh camat se-Jakarta Timur dan memaparkan berbagai usulan pembangunan yang berasal dari masyarakat melalui lurah, Kepala Suku Dinas, Dewan Kota, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), serta perwakilan RT/RW yang mengikuti secara daring.

Dalam sambutannya, Munjirin menyampaikan bahwa Sidang Pleno Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyerap dan menyelaraskan seluruh aspirasi masyarakat sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah Jakarta Timur. Usulan yang dibahas meliputi sektor fisik atau infrastruktur, pengadaan barang, hingga program sosial kemasyarakatan.

“Pembahasan ini untuk perencanaan kegiatan tahun 2027. Kami berharap seluruh masukan yang disampaikan camat dapat ditindaklanjuti oleh Suku Dinas sesuai kewenangannya. Sementara untuk isu-isu berskala besar, seperti pembangunan turap, sekolah, dan Puskesmas, yang bukan menjadi kewenangan Sudin, agar diteruskan ke tingkat dinas di provinsi,” ujar Munjirin.

Ia menegaskan, mekanisme tersebut penting agar setiap usulan masyarakat dapat diselesaikan secara tuntas dan terprogram, sehingga tidak terus berulang dari tahun ke tahun tanpa realisasi yang jelas.

Lebih lanjut, Munjirin menjelaskan bahwa seluruh usulan warga yang disampaikan dalam Sidang Pleno Musrenbang akan dibahas secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota. Sebelumnya, seluruh wilayah telah melaksanakan Rembuk RW yang kemudian dirangkum dan dipaparkan oleh para camat dalam sidang pleno tersebut.

“Dari paparan para camat, usulan yang paling banyak disampaikan masyarakat antara lain perbaikan jalan, perbaikan turap kali, pelebaran saluran air, pembangunan sekolah dan Puskesmas yang sudah tidak layak, serta pembangunan Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) yang dibutuhkan para pemuda sebagai sarana aktivitas di wilayah,” tuturnya.

Musrenbang Kecamatan ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam menyusun perencanaan pembangunan Jakarta Timur yang lebih tepat sasaran, partisipatif, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image