Iwan Bule Laksanakan Nazar, Antar Tiga Bobotoh Ibadah Umroh Terbang Menuju Baitullah
BANDUNG, Wartapembaruan.co.id - Air mata haru dan rasa syukur tak terbendung dari tiga orang pendukung setia Persib Bandung (Bobotoh) yang sama-sama bernama Iwan. Mereka mendapatkan hadiah umrah gratis sebagai bagian dari penunaian nazar Mochamad Iriawan (Iwan Bule) atas keberhasilan Persib meraih gelar juara serta kesuksesan rangkaian gelaran pernikahan sang buah hati Iptu Syahbana Bisma Iriawan dengan Amanda Odelia, S.H., M.H., pada Sabtu, 23 Mei 2026 lalu.
Bagi ketiga pria ini, kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci Makkah bukan sekadar hadiah kejutan, melainkan jawaban nyata atas untaian doa yang selama ini mereka panjatkan dengan penuh harapan.
Ketiga Bobotoh yang beruntung tersebut adalah Iwan Purnama (46) asal Cimahi, serta Iwan Kristian (39) dan Iwan Riki Saputra (32) yang keduanya berasal dari Bandung. Memiliki latar belakang kehidupan yang sederhana sebagai pegawai biasa, mereka mengaku tidak pernah membayangkan bisa menginjakkan kaki di Baitullah. Impian spiritual ini akhirnya diwujudkan oleh Ketua Umum PSSI periode 2019-2023 itu.
Suasana penuh keharuan pun pecah saat ketiganya menerima kepastian tanggal keberangkatan ke Arab Saudi. Senyum bahagia yang berbaur dengan air mata menjadi pemandangan yang menyentuh hati, menggambarkan betapa dalamnya rasa syukur yang berkecamuk di dada mereka. Keberangkatan ini sekaligus menjadi cerita unik bagaimana sebuah nama dan momentum sepak bola bisa mengubah garis nasib seseorang.
Mewakili rekan-rekannya, Iwan Purnama mengaku sempat tak mempercayai pendengarannya saat pertama kali dihubungi oleh staf Iwan Bule. Sebagai seorang buruh harian lepas, fokus utama selama ini hanyalah bagaimana bisa menyambung hidup dan memenuhi kebutuhan dapur keluarga dari hari ke hari.
"Ketika akhirnya dipastikan kebenaran informasi melakukan umroh ke Tanah Suci, saya menangis bersama keluarg,a karena Allah SWT telah mengabulkan doa kami dengan cara yang tidak pernah kami duga yakni melalui kebaikan hati seorang Iwan Bule,” ungkap Iwan Purnama dengan suara bergetar, saat ditemui di sela-sela pelepasan keberangkatan oleh Iwan Bule di Asstro Sky View, Bandung, Minggu (21/6/2026) sore.
Ia menambahkan, momentum juara Persib telah membawa kebahagiaan bagi jutaan Bobotoh di seluruh dunia, namun bagi mereka bertiga, berkah tersebut berlipat ganda hingga mengantarkan mereka ke Tanah Suci.
Iwan Purnama pun melayangkan doa khusus agar Iwan Bule beserta keluarga besar senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, serta perlindungan dari Sang Pencipta atas kebaikan yang dinilai sebagai amal jariyah ini.
Di sisi lain, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule mengaku ikut bergetar dan terharu melihat respon emosional para penerima hadiah. Baginya, menyampaikan nazar ini merupakan bentuk komitmen pribadi dan rasa terima kasihnya yang mendalam atas kembalinya trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ke tanah Pasundan.
"Niat ini sejak awal adalah bentuk rasa syukur dan berbagi kebahagiaan atas prestasi Persib yang kembali menjadi juara. Saya mohon doa agar Persib terus berprestasi, kembali meraih gelar juara, dan selalu menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat serta seluruh Bobotoh di mana pun berada. Kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan saya juga," tutur Iwan Bule.
"Saya juga mohon doa agar keluarga kami selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan oleh Allah SWT. Mohon doakan juga agar Persib terus berprestasi, kembali meraih gelar juara, dan selalu menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat serta seluruh Bobotoh di mana pun berada," pungkas pria yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) itu.
Bagi banyak Bobotoh, kisah ini bukan hanya tentang hadiah umroh. Lebih dari itu, ini adalah cerita tentang syukur, kepedulian, persaudaraan, dan keyakinan bahwa kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan menghadirkan kebahagiaan bagi banyak orang.
Keberangkatan tiga Bobotoh bernama Iwan ini menjadi simbol bahwa sepak bola tidak hanya menghadirkan kemenangan di lapangan, tetapi juga mampu menghadirkan kebahagiaan, harapan, dan keberkahan dalam kehidupan nyata. Dari Persib Juara, lahirlah senyum keluarga sederhana yang akhirnya dapat mengucapkan kalimat yang selama ini hanya menjadi doa: "Labbaik Allahumma Labbaik."
