Status Anak Krakatau Turun Jadi Level Waspada
BANDAR LAMPUNG, wartapembaruan.co.id - Pasokan tekanan dalam tubuh Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mulai mereda. Menyikapi penurunan intensitas aktivitas vulkanik ini, Badan Geologi Kementerian ESDM resmi menurunkan tingkat ancaman gunung api tersebut dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) sejak Senin (21/9/2026) pukul 18.30 WIB.
Dalam konferensi pers di Ruang Command Center BPBD Provinsi Lampung pada Selasa (22/9/2026), Kepala Pelaksana BPBD Lampung, Aswarodi, mengonfirmasi kabar baik ini berdasarkan Laporan Khusus Nomor 1604.Lap/GL.03/BGL/2026. Data pengamatan visual, tingkat kegempaan, serta indikasi deflasi pada deformasi gunung menjadi dasar utama penurunan status dari taraf yang dinaikkan sejak awal Juli lalu.
Meski warga Lampung dan sekitarnya diperbolehkan kembali beraktivitas secara normal termasuk di sektor ekonomi, pendidikan, dan ruang publik sejumlah imbauan serta pembatasan ketat masih diberlakukan demi keselamatan bersama:
Zona Terlarang: Pendaki, wisatawan, maupun masyarakat dilarang mendekat dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.
Potensi Bahaya:.Waspadai risiko lontaran material pijar serta guyuran abu vulkanik yang masih mungkin terjadi.
Filter Informasi: Warga pesisir Lampung dan Banten diminta tidak terpancing isu liar atau hoaks di media sosial mengenai bahaya tsunami, serta selalu merujuk pada pembaruan resmi dari PVMBG, BMKG, dan BPBD.
BPBD Provinsi Lampung berjanji terus menyiagakan pemantauan lintas instansi guna memastikan transparansi data kebencanaan dan menjaga kesiapsiagaan warga di area pesisir.(**)
