Tim Patriot UI Tingkatkan Kapasitas Warga Transmigrasi Batam dengan Pelatihan Manajerial Organisasi dan Literasi Keuangan
Batam, Wartapembaruan.co.id — Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (UI) Barelang terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di kawasan transmigrasi. Bertempat di kawasan Rempang Eco City (REC), Tim Ekspedisi Patriot UI menggelar Pelatihan Manajerial Organisasi dan Literasi Keuangan. Kegiatan ini dirancang khusus sebagai ruang belajar bersama dalam rangka memperkuat kapasitas manajerial para anggota dan pengelola organisasi lokal agar mampu mengelola kelembagaan dan usaha secara mandiri serta berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan pelatihan diawali secara resmi dengan sambutan dari Staf Khusus Kementerian Transmigrasi, Kolonel CPM Yudo Pramono. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan di kawasan transmigrasi agar setiap program pemberdayaan dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Lurah Sembulang, Zainal, S.IP., yang menyambut positif inisiatif tersebut dan berharap pelatihan ini dapat menjadi pemicu peningkatan kualitas pengelolaan organisasi serta koperasi yang ada di wilayah Sembulang dan sekitarnya.
Pelatihan ini memiliki kekuatan utama pada kedalaman materi dan kepakaran para narasumber yang menghadirkan solusi praktis atas tantangan tata kelola kelembagaan dan strategi bisnis lokal. Sesi pertama dibawakan oleh Dr. Vishnu Juwono, S.E., MIA, yang memaparkan secara komprehensif pentingnya kepemimpinan dalam pengelolaan koperasi. Ia menekankan bahwa kepemimpinan yang adaptif, transparan, dan visioner merupakan kunci utama dalam mengarahkan koperasi menghadapi dinamika perubahan ekonomi dan kebutuhan anggota. Guna memberikan gambaran nyata mengenai kekuatan ekonomi berbasis koperasi,
Dr. Vishnu Juwono yang juga merupakan Ketua Tim Ekspedisi Patriot UI memberikan contoh keberhasilan di tingkat internasional.
"Sirkulasi uang di salah satu desa di Denmark, misalnya, sebagian besar merupakan hasil dari perputaran usaha para anggota tani melalui koperasi. Hal ini membuktikan betapa besarnya peran koperasi dalam menggerakkan perekonomian lokal jika dikelola dengan kepemimpinan yang kuat dan profesional," ujar Vishnu Juwono saat menyampaikan materi kepemimpinan dalam organisasi.
Pembahasan diperkuat oleh Mardijono, A.Pi., M.Si., yang mengulas secara mendalam indikator serta ciri-ciri koperasi yang sehat dan berkelanjutan. Menurutnya, kekuatan koperasi bertumpu pada sistem administrasi yang tertib, tata kelola keuangan yang transparan, serta kepatuhan terhadap prinsip-prinsip dasar koperasi agar mampu beroperasi secara akuntabel.Sementara itu, Ernita Lestari, S.Kom., M.M., memberikan pembekalan strategis mengenai manajerial pengelolaan koperasi dalam strategi pengembangan usaha sebagai jantung koperasi. Dalam pemaparannya, Ernita menggarisbawahi bahwa unit usaha merupakan motor penggerak utama yang menentukan hidup matinya sebuah koperasi. Pembekalan ini memberi dampak langsung bagi para pengelola koperasi lokal dengan membekali mereka keterampilan manajerial yang akurat, mulai dari perancangan strategi bisnis, pemetaan peluang pasar, hingga pengelolaan arus kas dan disiplin literasi keuangan guna memastikan keberlanjutan unit usaha warga.
Di samping penyampaian materi pelatihan manajerial dan keuangan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi situs web Rempang Eco City yang dipresentasikan oleh Munifah Nur Fadhilah, S.Kom., Anggota Tim Ekspedisi Patriot UI Barelang. Sosialisasi ini memberikan dampak positif dalam membuka akses digital bagi warga transmigrasi, di mana platform tersebut difungsikan sebagai media publikasi dan sarana promosi terpadu untuk mengangkat profil kawasan serta memasarkan produk-produk unggulan hasil usaha warga Rempang Eco City ke jangkauan pasar yang lebih luas.
Seluruh rangkaian acara yang dipandu oleh Ari Maulana, S.Sos., M.Kesos., selaku Anggota Tim Ekspedisi Patriot UI Barelang, berjalan secara interaktif dan kondusif. Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan apresiasi secara simbolis kepada para narasumber atas kontribusi ilmu yang diberikan. Sebagai tahap akhir, para peserta mengisikan Survei Pengkapasitasan Anggota Organisasi yang dirancang sebagai instrumen umpan balik (feedback) untuk mengukur tingkat pemahaman, dampak manfaat, serta relevansi materi pelatihan terhadap kebutuhan operasional organisasi di lapangan.
Melalui pelatihan yang komprehensif ini, masyarakat transmigrasi di Rempang Eco City tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga dorongan kapasitas yang berdampak langsung pada penguatan kelembagaan, kemandirian tata kelola keuangan, serta peningkatan kesejahteraan ekonomi kawasan secara nyata dan berkelanjutan
