STULA PKP 2026 Soroti Inovasi Bea Cukai Medan
MEDAN, Wartapembaruan.co.id — Pelaksanaan Studi Lapangan (STULA) Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I Tahun 2026 menjadi wadah pembelajaran bagi peserta untuk memahami secara langsung penerapan kepemimpinan, inovasi, teknologi, dan integritas dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran PKP yang melibatkan Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Kinerja (Pusjar SKMK) LAN RI Aceh, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta KPPBC Tipe Madya Pabean B Medan. Dalam kegiatan ini, Bea Cukai Medan menjadi lokus untuk melihat praktik pengelolaan kinerja dan pelayanan publik secara langsung, pada Selasa (6/10/2026).
Mengusung tema “SAKTI – Sinergi Adaptasi Kinerja, Teknologi dan Integritas”, STULA memberikan ruang kepada peserta untuk mempelajari strategi yang dilakukan Bea Cukai Medan dalam menghadapi tuntutan perubahan pelayanan. Sinergi antarpihak, kemampuan beradaptasi, pemanfaatan teknologi, dan penguatan integritas menjadi bagian utama yang dipelajari.
Salah satu hal yang menarik perhatian peserta adalah berbagai inovasi pelayanan yang telah diterapkan Bea Cukai Medan. Inovasi tersebut antara lain Tasya AI dan CEISACare, layanan digital satu pintu, janji layanan yang disertai kompensasi, Forum BIKA MEDAN, serta Klinik Ekspor “Rumah Bersama”.
Penerapan inovasi tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan publik terus diarahkan agar semakin mudah diakses dan mampu memberikan kepastian kepada masyarakat maupun pengguna jasa. Pendekatan tersebut dilakukan dengan mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan serta memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan.
Tidak hanya melihat inovasi, peserta juga memperoleh gambaran mengenai capaian kinerja KPPBC Tipe Madya Pabean B Medan. Sebanyak 19 Indikator Kinerja Utama (IKU) tercatat melampaui target, dengan realisasi penerimaan negara mencapai 116,17 persen.
Kinerja positif tersebut juga terlihat dari indeks kepuasan pengguna jasa yang mencapai 120 persen serta tingkat kepatuhan pengguna jasa sebesar 99,04 persen pada 2025. Data tersebut menjadi salah satu gambaran mengenai hasil penerapan strategi pelayanan dan pengelolaan kinerja yang dilakukan organisasi.
Bagi peserta PKP, pembelajaran di Bea Cukai Medan memberikan pengalaman yang dapat dijadikan lesson learnt untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan di tempat kerja masing-masing. Pengalaman melihat praktik secara langsung dinilai dapat memberikan perspektif yang berbeda dibandingkan pembelajaran yang hanya dilakukan melalui teori.
Studi lapangan tersebut juga memperlihatkan bahwa teknologi bukan satu-satunya faktor dalam menciptakan pelayanan yang berkualitas. Keberhasilan inovasi membutuhkan dukungan sumber daya manusia, kepemimpinan yang mampu mengarahkan perubahan, kolaborasi yang efektif, serta komitmen terhadap integritas.
Melalui tema “SAKTI”, peserta mendapatkan pesan bahwa peningkatan pelayanan membutuhkan keberanian untuk beradaptasi dengan perubahan sekaligus tetap mempertahankan nilai-nilai integritas. Sinergi dan pemanfaatan teknologi menjadi instrumen untuk memperkuat kinerja, bukan sekadar menjadi pelengkap dalam proses pelayanan.
Berbagai pengetahuan dan praktik yang diperoleh selama STULA diharapkan dapat diterapkan kembali oleh peserta di lingkungan kerja masing-masing. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman selama berada di lokus studi, tetapi juga dapat mendorong munculnya gagasan dan inovasi baru dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Pelaksanaan STULA PKP Angkatan I Tahun 2026 di Medan pada 6 Oktober 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan pengawas melalui pembelajaran langsung. Dari Bea Cukai Medan, peserta memperoleh gambaran bahwa kinerja, inovasi, teknologi, sinergi, dan integritas dapat berjalan bersama untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif dan berkualitas.


