News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Aksi UNRAS Mapancas Kota Bogor, Kirim Undangan KEMENKES & KEMENKEU, Ada Apa?

Aksi UNRAS Mapancas Kota Bogor, Kirim Undangan KEMENKES & KEMENKEU, Ada Apa?

Bogor, Wartapembaruan.co.id -- Dewan Pimpinan Mahasiswa Pancasila (MAPANCAS) kota Bogor mengundang Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan untuk 'Ngopi' di Bogor dalam kegiatan Aksi Unjuk Rasa di depan Lapangan Golf dan sekitar RS Jiwa Marzoeki Mahdi (RSMM)Bogor. (16/02/21)

Fatholloh Fawait mengatakan undangan Ngopi tersebut dilatar belakangi atas dugaan tertutup nya keterbukaan informasi publik pada BLU RSj Marzoeki Mahdi Bogor (RSMM) khususnya pada pemanfaatan aset tanah lapangan, lapangan golf dan Gedung yang merupakan aset negara.

"Hari ini kita undang Kemenkes sebagai pengguna barang negara dan Kemenkeu sebagai pengelola barang negara, Ngopi di Bogor. " Katanya di sela-sela aksi.

"Pemerintah harus tau, Aset negara di Bogor rawan di selewengkan dan rawan hilang." Tambahnya

Menurut nya RSJ Marzoeki Mahdi yang menaungi pengelolaan aset lapangan Golf Bogor sampai saat ini belum juga menjawab pertanyaan substansial terkait aturan, pengelola dan pendapatan negara pada lapangan golf Bogor.

"Ini menjadi indikasi kuat bahwa RSMM selama ini belum memiliki aturan yg jelas terkait pemanfaatan aset negara tersebut." Ucapnya

"Kalau ada aturan dan sistem yang baik silahkan dibuka ke publik. Agar masyarakat tau." Sambungnya.

Menurut pria yang akrab dipanggil sihol ini. Asett negara seharusnya dikelola dengan regulasi yang baik dan sepenuhnya kembali ke negara untuk kesejahteraan rakyat.

Tidak cukup sampai disitu pihaknya pun akan tetap mengawal dengan aksi selanjutnya dan meminta pemerintah pusat dan penegak hukum untuk turun memeriksa Direksi RSMM.

"Kami tunggu kehadiran kemenkes dan kemenkeu untuk segera menginventarisir aset negara di Bogor dan tak lupa untuk penegak hukum turun memeriksa Direksi RSMM."

Sebagai informasi rekan-rekan Mahasiswa Pancasila Kota Bogor ini sudah melakukan aksi yang ketiga kalinya dalam mengawal aset Negara.

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.

Posting Komentar