News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Jatim Migrant Care, Layanan Inovasi Publik Terbaru Disnakertrans Bagi Pekerja Migran

Jatim Migrant Care, Layanan Inovasi Publik Terbaru Disnakertrans Bagi Pekerja Migran

Surabaya, Wartapembaruan.co.id - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, mempunyai 9 program prioritas untuk mendukung Jatim Cettar dan Jatim Bangkit. Salah satu program tersebut yaitu Jatim Migrant Care.

Jatim Migrant Care merupakan inovasi pelayanan publik yang kreatif dan inovatif, karena selama ini beberapa permasalahan pelayanan penempatan dan pelindungan mulai pra seleksi, pelatihan, pengurusan dokumen, selama bekerja dan purna kerja mampu diatasi secara terintegrasi.

Kepala Disnakertrans Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo, Kamis (4/2/2021) mengatakan, inovasi ini dilakukan untuk memberikan kontribusi melalui intervensi perbaikan layanan pekerja migran.

"Implementasi Inovasi Layanan Publik Jatim Migrant Care diarahkan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan (Sustainable Development Goals), terutama dalam bagian pembangunan Clean and Good Goverment dan Promoting Gender Responsive Public Service to Achieve the SDGs, yang meliputi agenda Kesetaraan Gender (Gender Equity), pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan yang Layak (Decent Work and Economy Growth) yang pada akhirnya mampu menekan atau mengurangi kemiskinan," kata Himawan.

Dia menjelaskan, tujuan Jatim Migrant Care yaitu memberikan akses informasi yang mudah, luas dan tepat sasaran. serta layanan yang terintegrasi. "Kami juga mendatangi dengan mobil keliling, dengan begitu konsultasi dan pengaduan cepat ditangani. Apalagi karena menggunakan aplikasi online yang terkoneksi website," jelas dia.

"Selain itu, melalui APBD, Pemprov Jatim mampu mengintervensi perbaikan kualitas calon pekerja migran, dengan tagline migran terampil. "Perlindungan dimulai dari hulu," tambah Himawan.

Menurutnya, pada masa pandemi COVID-19 ini Pemprov juga mendorong penggunaan teknologi dan pengurangan interaksi fisik secara langsung. Selain itu menghapus praktik-praktik percaloan dalam pengurusan administrasi dokumen dan memastikanKemudian, dokumen yang diurus/dikeluarkan legal. Mengurangi penipuan dan perdagangan orang serta mengurangi pengiriman non procedural. Meningkatkan kompetensi calon Pekerja Migran Indonesia dengan melibatkan peran serta Balai Latihan Kerja (BLK) Pemerintah atau Lembaga Pelatihan Kerja Swasta yang telah terakreditasi.

"Selain itu, mengurangi beban biaya yang biasa ditanggung Pekerja Migran Indonesia, Mendorong Calon Pekerja Migran Indonesia memiliki kebebasan memilih perusahaan penempatan sesuai kualitas, kinerja, minat dan kompetensinya, koneksitas dan integrasi data serta layanan mulai keberangkatan dan layanan counter helpdesk kepulangan Pekerja Migran Indonesia," pungkas Estu Bagijo (Azwar).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar