News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

5 Oktober 2021, Serikat Pekerja Siap Deklarasikan Partai Buruh

5 Oktober 2021, Serikat Pekerja Siap Deklarasikan Partai Buruh

Jakarta, Wartapembaruan.co.id - Sejumlah organisasi serikat pekerja berencana menghidupkan kembali Partai Buruh guna bersaing pada Pemilu 2024. Setidaknya 50 federasi serikat pekerja tingkat nasional, antara lain FSPMI, kemudian juga FSPKEP, FSP Farkes, dan 7 federasi serikat pekerja lainnya yang bergabung di KSPI, serta 11 federasi serikat pekerja yang bergabung di KSPSI, dan juga beberapa federasi yang bergabung di KPBI dan KSPSI.

Selain itu ada pula pengurus partai buruh yang lama, Serikat Petani Indonesia (SPI), Forum Pendidik dan Tenaga Honorer Swasta Indonesia (FPTHSI) dan Gerakan Perempuan Indonesia (GPI).

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengungkapkan, rencananya Partai Buruh yang baru akan dideklarasikan 5 Oktober mendatang.

"Partai Buruh yang akan dideklarasikan ulang dan akan melakukan kongres 4-5 Oktober 2021 di Jakarta adalah merupakan kelanjutan Partai Buruh yang pernah ada yang didirikan oleh Pak Muchtar Pakpahan dan Pak Sonny Pudjisasono," ungkap Iqbal dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Minggu (3/10/2021).

Iqbal menjelaskan sebelumnya Partai Buruh yang lama dipimpin oleh Sonny Pudjisasono sebagai ketua umum dan Agus Supriadi sebagai Plh Sekjen. Dalam kongres yang akan dimulai besok, kongres akan mengesahkan 11 badan pendiri Partai Buruh yang baru.

Kesebelas badan pendiri Partai Buruh yang baru tersebut yaitu, pertama, pengurus Partai Buruh yang lama, kedua, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), ketiga, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI, keempat, organisasi rakyat indonesia (ORI) yang diinisiasi oleh KSPSI Andi Gani.

Kemudian yang kelima adalah Rumah Buruh Indonesia yang diinisiasi oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPSI), keenam, Serikat Petani Indonesia (SPI), ketujuh, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI). Lalu kedelapan, Rumah Buruh Indonesia yang diinsiasi oleh Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan (FSPKEP), kesembilan Rumah Buruh Indonesia yang diinisiasi oleh Federasi Serikat Pekerja Farmasi Kesehatan, kesepuluh Forum Guru Honor, Tenaga Honor, dan Guru Swasta (FPTHSI), terakhir Gerakan Perempuan Indonesia atau (GPI).

"Ada 11 pendiri Partai Buruh yang baru yang akan didahului dengan deklarasi pada tanggal 4 Oktober 2021 dan disahkan di akhir keputusan kongres tanggal 5 Oktober 2021," jelas Iqbal

Iqbal juga menyebut ada perbedaan mendasar antara Partai Buruh yang baru dengan Partai Buruh sebelumnya. Partai Buruh yang baru diinisiasi oleh empat konfederasi serikat pekerja terbesar di indonesia, yaitu melalui ORI KSPSI Andi Gani, KSPI,  KSPSI dan KPBI.

Partai Buruh yang baru juga diinisiasi dan dibangkitkan kembali oleh 50 federasi serikat pekerja tingkat nasional, antara lain FSPMI, kemudian juga FSPKEP, FSP Farkes, dan 7 federasi serikat pekerja lainnya yang bergabung di KSPI, serta 11 federasi serikat pekerja yang bergabung di KSPSI, dan juga beberapa federasi yang bergabung di KPBI dan KSPSI.

"Selain itu juga bergabung tokoh guru dan dosen yang pernah menjabat salah satu ketua di PB PGRI yang sekarang mendirikan forum tenaga guru honorer, para guru honorer, tenaga honorer, dan guru swasta serta tenaga pendidik lainnya. dan kalangan perempuan yang dimotori oleh Mirah Sumirat, Presiden Aspek Indonesia dan Nani Kusmaini dari wakil presiden MSPMI menjadi perwakilan dari gerakan perempuan indonesia. Dengan demikian bisa saya katakan bahwa ada perbedaan mendasar antara Partai Buruh yang lama dan yang baru," ucap Iqbal.

Menurut Iqbal, hal lain yang melatarbelakangi dihidupkannya kembali Partai Buruh yaitu disahkannya Omnibus Law Cipta Kerja. Diharapkan Partai Buruh menjadi wadah untuk menyalurkan semua aspirasi rumah besar para konstituen, yang terdiri dari buruh tani, buruh nelayan, buruh pabrik, buruh kantor.

"Ideologi partai ini jelas Pancasila, tujuan didirikan partai ini adalah negara sejahtera atau welfare state ada tiga prinsip dalam negara kesejahteraan welfares state, tapi selanjutnya kami sebut dengan negara sejahtera," ujar Iqbal.

Presiden Said Iqbal Diusulkan Duduki Jabatan

Sementara itu, Partai Buruh yang didirikan almarhum Muchtar Pakpahan akan yang rencananya akan dideklarasikan ulang oleh sejumlah organisasi buruh pada 4-5 Oktober 2021. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan sejauh ini baru ada satu orang yang diusulkan untuk menduduki jabatan kandidat Ketua Umum Partai Buruh yang baru.

“Memang mungkin bisa saja nanti sampai dengan nanti kongres ada yang bertambah, tapi bulat sampai hari ini baru satu nama yang disepakati untuk disetujui kongres yaitu saudara Said Iqbal dari KSPI," kara Iqbal.

Iqbal mengungkapkan, namanya diusulkan secara bulat oleh 11 organisasi pendiri Partai Buruh yang baru. Namun, bisa saja menjelang kongres akan muncul nama baru sebagai kandidat ketua umum.

Menurut Iqbal, sebelum kongres digelar, Partai Buruh masih dipimpin oleh Sonny Pudjisasono yang menggantikan Muchtar Pakpahan. Partai tersebut dibangkitkan kembali untuk menyalurkan aspirasi para konsituen. Mereka adalah buruh tani, nelayan, buruh pabrik, kantoran, buruh perempuan, ibu jamu gendong.

Lalu pedagang kaki lima, ojek online, masyarakat miskin kota dan desa, ibu rumah tangga, buruh migran, anak muda mencari lapangan kerja, disabilitas, perempuan, hingga pedagang di pasar.

Iqbal menambahkan, kepengurusan Partai Buruh juga sudah terpenuhi 100 persen di tingkat provinsi, 80 persen di tingkat kabupaten/kota, dan sekitar 49 persen di tingkat kecamatan. Jumlah anggota juga sudah mencapai 1.000 orang yang merata di 409 kabupaten/kota.

Jika lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum, Iqbal menyatakan Partai Buruh akan terlibat dalam Pemilu 2024. “Lolos verifikasi, lolos parliamentary threshold sudah lebih dari cukup untuk tahap awal membangkitkan Partai Buruh,” pungkas Said Iqbal. (Azwar)

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.