Iklan

Perbanyak Kompetensi Tenaga Kerja Tersertifikasi Melalui Berbagai Latihan

warta pembaruan
01 Mei 2024 | 8:21 PM WIB Last Updated 2024-05-01T13:21:13Z


Jakarta, Wartapembaruan.co.id
- Pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia melalui berbagai pelatihan vokasi, baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta.

Menurut Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, peningkatan kompetensi mutlak dilakukan mengingat Indonesia diberikan anugerah berupa bonus demografi yang puncaknya terjadi sekitar tahun 2035.

“Jika kita sukses memanfaatkan bonus demografi, maka kita berpeluang menjadi salah satu negara maju pada satu abad usia negara kita, yaitu tahun 2045,” ujar Ida saat menyerahkan piagam dan piala kepada juara Uji Kompetensi Sopir Truk, Rabu (1/5/2024) di Jakarta Utara, dalam rangkaian kegiatan puncak perayaan May Day 2024.

Namun begitu, ia menyebut, kompetensi tenaga kerja harus didukung dengan sertifikasi sebagai bukti dan pengakuan atas kompetensi yang dimilikinya, sementara untuk mendapatkan sertifikasi maka diharuskan mengikuti uji kompetensi.

“Sertifikasi kompetensi ini sangat penting sebagai pengakuan atas keprofesionalan dan menjadi bukti bahwa diri mereka memang berkompeten, dan dengan sertifikasi tersebut mereka dapat bersaing di pasar global,” ucapnya.

Ia pun menambahkan, Kemnaker terus berupaya memperbanyak tenaga kerja yang memiliki sertifikasi kompetensi. Berdasarkan data Kemnaker, selama 2011 hingga Desember 2023, tenaga kerja Indonesia yang tersertifikasi sebanyak 6.996.410 orang.

“Kita ingin tenaga kerja kita memiliki daya saing di pasar global. Untuk itu, kita bertekad untuk terus memperbanyak tenaga kerja yang kompetensinya tersertifikasi,” pungkasnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Perbanyak Kompetensi Tenaga Kerja Tersertifikasi Melalui Berbagai Latihan

Trending Now

Iklan