Banjir Rendam Sejumlah RW di Cakung Barat, Aktivitas Warga Lumpuh Sementara
Jakarta Timur,Wartapembaruan.co.id - Banjir kembali melanda wilayah Jakarta Timur. Kali ini, genangan air merendam sejumlah rukun warga (RW) di Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, menyusul hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak dini hari.
Lurah Cakung Barat, Yasir Habib Putra, membenarkan terjadinya banjir tersebut. Ia menyebut sedikitnya empat RW terdampak, yakni RW 03, RW 06, RW 07, dan RW 08, dengan ketinggian air bervariasi.
“Di beberapa titik, ketinggian air mencapai batas pinggang orang dewasa,” ujar Yasir saat dikonfirmasi awak media.
Menurutnya, genangan mulai meningkat sejak dini hari akibat hujan yang turun secara terus-menerus. Kondisi tersebut diperparah oleh terbatasnya daya tampung saluran air serta luapan drainase lingkungan yang tidak mampu menahan debit air.
Aktivitas Warga Terganggu
Banjir berdampak langsung pada aktivitas warga. Sejumlah jalan lingkungan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Beberapa warga terpaksa mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, sementara sebagian lainnya memilih bertahan di rumah sambil menunggu air surut.
Selain permukiman, banjir juga menghambat akses ke fasilitas umum, seperti sekolah, tempat ibadah, dan pusat aktivitas warga. Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan tidak sedikit.
Penanganan Darurat
Pihak kelurahan, lanjut Yasir, telah melakukan koordinasi dengan BPBD DKI Jakarta, PPSU, serta unsur terkait lainnya untuk penanganan darurat di lapangan.
“Langkah yang kami lakukan meliputi pemantauan ketinggian air, pembersihan saluran yang tersumbat, serta kesiapsiagaan evakuasi jika kondisi memburuk. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Aparat kelurahan bersama warga setempat hingga kini masih berjibaku melakukan upaya penanganan sambil menunggu kondisi cuaca membaik.
Harapan Penanganan Jangka Panjang
Sejumlah warga berharap adanya solusi jangka panjang, terutama melalui normalisasi saluran air dan perbaikan sistem drainase, agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan. Mereka menilai persoalan banjir tidak semata disebabkan curah hujan tinggi, tetapi juga berkaitan dengan tata kelola lingkungan dan infrastruktur drainase.
Hujan Lebat Meluas di Jabodetabek
Hujan lebat yang mengguyur DKI Jakarta dalam beberapa hari terakhir turut melumpuhkan aktivitas di berbagai wilayah. Genangan air dilaporkan muncul di jalan protokol, kawasan padat penduduk, hingga sejumlah underpass yang dikenal sebagai titik rawan banjir.
Curah hujan tinggi tercatat merata di seluruh wilayah Jakarta—mulai dari Jakarta Pusat, Barat, Selatan, Timur, hingga Utara—serta meluas ke kawasan penyangga Jabodetabek seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. BMKG menyebut kondisi atmosfer saat ini mendukung pembentukan awan hujan secara masif di wilayah Jabodetabek.
Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih terlihat di sejumlah titik, dan warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.
(Alred)
