BREAKING NEWS
 

Gelar Diskusi “Soemitronomics”, PP KAMMI Tekankan Pentingnya Koperasi Rakyat


JAKARTA, Wartapembaruan.co.id
  – Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menggelar diskusi strategis bertajuk "Soemitronomics: Menggali Relevansi Pemikiran Ekonomi Soemitro bagi Ketahanan Ekonomi Nasional". Dalam forum tersebut, PP KAMMI menyoroti pentingnya mengembalikan semangat ekonomi kerakyatan melalui penguatan koperasi sebagai pilar utama pembangunan nasional.

Diskusi yang dihadiri oleh para ekonom, aktivis mahasiswa, dan praktisi UMKM ini membedah gagasan besar Prof. Soemitro Djojohadikusumo tentang kemandirian ekonomi. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah bagaimana konsep "ekonomi jalan tengah" dapat diimplementasikan untuk mempersempit jurang ketimpangan di Indonesia saat ini.

Kembali ke Marwah Koperasi

Wakil Ketua Umum PP KAMMI Agung Munandar menyatakan bahwa pemikiran Soemitro mengenai keberpihakan pada kelompok ekonomi lemah sangat relevan dengan kondisi global yang penuh ketidakpastian.

"Soemitronomics mengajarkan kita bahwa pembangunan tidak boleh hanya bertumpu pada segelintir korporasi besar. Koperasi rakyat harus ditempatkan sebagai ujung tombak untuk menggerakkan sektor riil dan memastikan distribusi kekayaan yang lebih merata," tegasnya dalam diskusi yang berlangsung di Jakarta tersebut.

Rekomendasi Strategis PP KAMMI

Dalam pernyataan resminya, PP KAMMI menekankan tiga poin utama dalam upaya mendorong ekonomi rakyat:

Modernisasi Koperasi: Mendorong transformasi digital koperasi agar mampu bersaing dengan model bisnis platform modern tanpa menghilangkan asas kekeluargaan.

Akses Permodalan: Meminta pemerintah memberikan kemudahan likuiditas dan regulasi yang pro-koperasi rakyat, terutama bagi generasi muda dan pelaku UMKM.

Pendidikan Ekonomi: Mengintegrasikan literasi koperasi dalam kurikulum pendidikan tinggi untuk mencetak kader-kader ekonomi yang berjiwa sosial-enterpreneur.

Komitmen Berkelanjutan

PP KAMMI berkomitmen untuk terus mengawal isu ekonomi kerakyatan ini melalui berbagai kajian dan aksi nyata di tingkat wilayah. Diskusi ini merupakan awal dari rangkaian program penguatan ekonomi umat yang akan dibawa ke tingkat nasional sebagai masukan bagi pembuat kebijakan.

"Kami ingin memastikan bahwa suara rakyat kecil dan pelaku koperasi tidak hanya menjadi pelengkap dalam statistik pertumbuhan ekonomi, tetapi menjadi aktor utama di dalamnya," pungkas Wakil Ketua Umum PP KAMMI.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image