BREAKING NEWS
 

Proyek Jalan Bomang Rp 31 Miliar Gagal Rampung, Kontraktor Salahkan Stok Material dan Lahan


Bogor, Wartapembaruan.co.id
-- Direktur Pelaksana PT Trimanunggal Karya, Djafar, membantah isu pengurangan spesifikasi material pada pembangunan Jalan Bojonggede - Kemang (Bomang). Menurut Djafar, pihaknya sudah melakukan pekerjaan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi yang sudah ditentukan.

Mengenai temuan keretakan pada badan jalan, Djafar berdalih hal tersebut bukan akibat mutu semen, melainkan kualitas agregat atau pasir beton yang kurang baik. Ia mengeklaim tidak mengurangi kualitas semen untuk beton, namun karena stok pasir bermutu tinggi di Kabupaten Bogor habis, pihaknya terpaksa membeli pasir dari Cilegon dan Sukabumi.

Selain masalah kualitas, Djafar juga menjelaskan bahwa keterlambatan pekerjaan disebabkan oleh penyempitan pada badan jalan. Hal ini mengakibatkan volume pekerjaan bertambah di luar RAB awal, seperti kebutuhan menimbun tanah dan membuat beton penahan pada sisi jalan yang memakan waktu serta biaya tambahan.

Pengerjaan jalan Bomang yang menelan anggaran senilai Rp 31 miliar ini dipastikan gagal rampung hingga akhir tahun 2025. Hingga awal Januari 2026, pengerjaan jalan sepanjang 2,3 kilometer tersebut masih terus berlangsung. Berdasarkan kontrak dengan Dinas PUPR Kabupaten Bogor, proyek ini seharusnya selesai pada akhir Desember 2025.

Mandor proyek, Yana, mengakui keterlambatan tersebut dan kini tengah mengejar target dalam masa perpanjangan 30 hari. Sementara itu, pantauan di lapangan menunjukkan kondisi fisik jalan yang memprihatinkan dengan lebih dari 20 titik keretakan pada bahu jalan yang baru selesai dikerjakan. Kondisi ini memicu dugaan warga bahwa kontraktor menggunakan material di bawah standar.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Suryanto, memilih bungkam saat dikonfirmasi mengenai jaminan pembayaran denda keterlambatan oleh pihak ketiga. Sikap diam otoritas terkait menambah kekecewaan masyarakat yang telah puluhan tahun menantikan kelancaran akses jalan tersebut.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image