BREAKING NEWS
 

Sepanjang 2025, Kejati Sumut Catat Kinerja Signifikan di Penegakan Hukum dan Pemulihan Aset


Medan, Wartapembaruan.co.id
-  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara mempublikasikan capaian kinerja jajaran sepanjang periode Januari hingga Desember 2025. Dengan keterbatasan anggaran dan sumber daya, Kejati Sumut mencatatkan sejumlah capaian signifikan di berbagai bidang penegakan hukum, pelayanan publik, serta pemulihan keuangan negara.

Bidang Pembinaan

Pada tahun 2025, Bidang Pembinaan Kejati Sumut memfokuskan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan lintas bidang, mulai dari intelijen, pidana umum, pidana khusus, hingga perdata dan tata usaha negara. Total pagu anggaran sebesar Rp134,05 miliar terealisasi hingga 98 persen dan ditargetkan mencapai 100 persen dengan prinsip akuntabilitas.

Selain itu, Kejati Sumut melaksanakan rekrutmen CPNS yang diikuti puluhan ribu pendaftar, pelatihan dasar CPNS, serta pembinaan 520 siswa PKL dan magang. Dari sektor PNBP pengelolaan BMN, Kejati Sumut mencatat realisasi sebesar Rp100,24 juta. Sejumlah penghargaan nasional turut diraih, termasuk peringkat III Satker Ber-AKHLAK dan kinerja pengelolaan keuangan APBN.

Bidang Intelijen

Optimalisasi fungsi intelijen dilaksanakan berdasarkan UU Kejaksaan dan UU Intelijen Negara. Sepanjang 2025, Bidang Intelijen berhasil mengamankan 10 orang DPO, mengawal 66 proyek strategis nasional dengan nilai anggaran lebih dari Rp930 miliar dan USD 163 juta, serta melaksanakan kegiatan pengamanan sumber daya organisasi, cegah tangkal, dan operasi intelijen.

Dalam rangka edukasi publik, Kejati Sumut juga menggelar penerangan dan penyuluhan hukum. Atas kinerja tersebut, Kepala Kejati Sumut, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., dianugerahi penghargaan “Tokoh Pendorong Keterbukaan Informasi Lembaga Penegak Hukum 2025” oleh Detik Award.

Bidang Pidana Umum

Bidang Pidana Umum mencatat penyelesaian 101 perkara melalui pendekatan Restorative Justice dan pendirian 60 Rumah RJ di seluruh Sumatera Utara. Sepanjang 2025, diterima 809 perkara, didominasi kasus narkotika sebanyak 644 perkara.

Jaksa Penuntut Umum juga mengajukan tuntutan pidana mati terhadap 111 perkara narkotika dan 10 perkara kejahatan terhadap orang dan harta benda, sebagai bentuk komitmen pemberantasan kejahatan luar biasa. Kejati Sumut turut menerima Pin Emas Satgas Mafia Tanah dari Kementerian ATR/BPN.

Bidang Pidana Khusus

Di bidang pemberantasan korupsi, Kejati Sumut mencatat penyelamatan dan pengembalian kerugian keuangan negara sebesar Rp435,07 miliar, jauh melampaui alokasi anggaran penegakan hukum yang hanya sekitar Rp134 miliar.

Sepanjang 2025, dilakukan 53 penyelidikan dan 29 penyidikan di tingkat Kejati, serta total 282 penyelidikan dan 183 penyidikan di seluruh jajaran. Sebanyak 129 tersangka tindak pidana korupsi telah dilakukan penahanan.

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Bidang Datun memberikan bantuan hukum litigasi dan non-litigasi melalui 195 Surat Kuasa Khusus, pendapat dan pertimbangan hukum kepada pemerintah serta BUMN/BUMD, serta pelayanan hukum gratis kepada masyarakat. Kejati Sumut juga mencatat penyelamatan keuangan negara sebesar Rp30,13 miliar dan pemulihan sebesar Rp1,05 miliar, serta menerima penghargaan peringkat II kinerja Datun nasional.

Bidang Pemulihan Aset

Sebagai bidang baru, Pemulihan Aset Kejati Sumut berhasil melelang barang rampasan dengan nilai Rp172,78 miliar yang disetorkan ke kas negara sebagai PNBP. Atas capaian tersebut, Bidang Pemulihan Aset Kejati Sumut meraih peringkat I nasional.

Bidang Pidana Militer

Dalam penanganan perkara koneksitas, Bidang Pidana Militer melaksanakan eksekusi dan sita perkara korupsi dengan nilai miliaran rupiah, serta melakukan ratusan koordinasi penindakan, penuntutan, dan eksekusi. Kejati Sumut dianugerahi penghargaan sebagai satuan kerja Pidana Militer terbaik II nasional.

Bidang Pengawasan

Bidang Pengawasan menerima 65 laporan pengaduan masyarakat, dengan 54 laporan telah ditindaklanjuti. Dari hasil pemeriksaan, dijatuhkan sanksi disiplin berat kepada 15 pegawai, sanksi sedang kepada 5 pegawai, dan sanksi ringan pada 3 kasus, sebagai bentuk komitmen menjaga integritas institusi.

Penutup

Capaian kinerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sepanjang 2025 mencerminkan upaya berkelanjutan dalam penegakan hukum, pencegahan kejahatan, serta penyelamatan dan pemulihan keuangan negara. Kejati Sumut menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan pelayanan hukum kepada masyarakat.


(Alred)


Plh. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumatera Utara

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image