BREAKING NEWS
 

Terkesan Pemerintah Tutup Mata, Akses Utama Warga Hutaginjang Rusak Bertahun-tahun


Asahan, wartapembaruan.co.id
— Kondisi jalan penghubung desa sijabut–sentang rel di wilayah desa hutaginjang, kabupaten asahan, kian memprihatinkan. 

Kerusakan parah yang telah berlangsung lama itu dikeluhkan warga karena menimbulkan debu tebal di musim kemarau dan berubah menjadi kubangan berlumpur saat musim hujan.

Pantauan di lokasi menunjukkan, permukaan jalan dipenuhi tanah lepas dan lubang-lubang besar. Pada siang hari, kendaraan yang melintas memicu debu pekat hingga menyelimuti rumah warga di sepanjang jalan. 

Kondisi ini diduga kuat berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Kalau siang panas, debunya tebal kali. Anak-anak batuk terus, orang tua pun sesak napas. Kami khawatir kesehatan kami terganggu,” ujar inisial S, warga Desa Hutaginjang, Jumat, (09/01/2026).

Tak hanya itu, saat musim hujan tiba, jalan tersebut berubah menjadi lumpur licin dan berlubang, menyerupai kubangan kerbau. 

Kendaraan roda dua kerap terperosok, sementara mobil harus ekstra hati-hati untuk melintas.

“Kalau hujan, jangan harap bisa lewat dengan nyaman. Sepeda motor sering jatuh, mobil pun sering tersangkut. Kami seperti dianaktirikan,” kata emak emak inisial N, dan pengakuan warga lainnya dengan nada kecewa.

Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah desa. 

Namun hingga kini, belum ada perbaikan signifikan yang dirasakan masyarakat.

“Kami minta Pak Kepala Desa Hutaginjang jangan tutup mata. Tolong perjuangkan jalan ini, karena ini akses utama kami untuk bekerja, sekolah, dan berobat,” tegas seorang warga.

Masyarakat juga mendesak Dinas PUPR Kabupaten Asahan agar segera turun tangan melakukan peninjauan dan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam.

“Ini bukan jalan setahun rusak, tapi sudah lama. Kami minta PUPR jangan hanya duduk di kantor. Turun ke lapangan lihat langsung penderitaan warga,” ucap warga lainnya.

Tak kalah penting, warga berharap perhatian langsung dari Bupati Asahan agar persoalan infrastruktur dasar ini segera mendapat solusi nyata.

“Kami mohon Pak Bupati Asahan mendengar jeritan rakyat kecil. Jalan ini urat nadi ekonomi warga. Jangan tunggu ada korban baru diperbaiki,” pungkas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Desa Hutaginjang, Dinas PUPR Kabupaten Asahan, maupun Pemerintah Kabupaten Asahan belum memberikan keterangan resmi terkait rencana perbaikan jalan tersebut.(M.T)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image