Mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh Gelar “Fun English Day” Bersama Anak-Anak Desa Kuala Dua
Aceh, Wartapembaruan.co.id - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh melaksanakan kegiatan kelas Bahasa Inggris bersama anak-anak Desa Kuala Dua dengan tema “Fun English Day”. Kegiatan ini dilaksanakan di balai pengajian, yang sehari-hari digunakan anak-anak sebagai tempat mengaji, dan dimanfaatkan sebagai ruang belajar yang edukatif dan menyenangkan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh anak-anak Desa Kuala Dua dari berbagai jenjang usia. Balai pengajian dipilih sebagai lokasi kegiatan karena mudah dijangkau dan sudah akrab bagi anak-anak, sehingga mereka merasa lebih nyaman dan antusias dalam mengikuti proses pembelajaran.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN menerapkan metode pembelajaran yang interaktif dan kreatif, seperti permainan edukatif, lagu-lagu Bahasa Inggris, serta pengenalan kosakata sederhana. Konsep belajar sambil bermain diterapkan agar anak-anak dapat memahami materi dengan cara yang menyenangkan.
Mahasiswa KKN berharap kegiatan Fun English Day ini dapat menumbuhkan minat dan kepercayaan diri anak-anak dalam mengenal dan menggunakan Bahasa Inggris sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang positif dan tidak membosankan.
Antusiasme anak-anak terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka dengan berani mencoba mengucapkan kosakata Bahasa Inggris, menjawab pertanyaan, serta berpartisipasi dalam permainan yang disediakan oleh mahasiswa KKN.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh dalam bidang pendidikan, khususnya dalam mendukung proses belajar anak-anak di lingkungan desa. Balai pengajian sebagai pusat aktivitas keagamaan dan pendidikan informal dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan pembelajaran tambahan.
Melalui kegiatan Fun English Day di balai pengajian ini, mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh berharap dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak Desa Kuala Dua serta mendorong semangat belajar dan pengembangan diri sejak usia dini.
