Dave Laksono: Jangan Jadikan Kosgoro 1957, Hanya Untuk Kepentingan Sesaat
JAKARTA, Wartapembaruan.co.id - Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, memperingati Nuzulul Qur'an dengan menggelar buka puasa bersama di Jakarta Barat. Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 DR. Dave Akbarshah Fikarno Laksono, ME menekankan pentingnya pengabdian kader kepada masyarakat.
Sebagai pimpinan salah satu organisasi kemasyarakatan pendiri Partai Golkar, ia menyatakan pengabdian kepada masyarakat merupakan kunci untuk menumbuhkan kepercayaan publik kepada Partai Golkar.
Dave Laksono yang juga Pimpinan Komisi I DPR RI menegaskan, kader Kosgoro 1957 harus terus berperan aktif di tengah masyarakat.
“Perjuangan kita untuk Indonesia. Jangan sampai Kosgoro 1957 yang sudah besar hanya diperdebatkan untuk kepentingan sesaat,” kata Dave dalam sambutannya pada acara yang berlangsung di aula Masjid Raya Al Hurriyyah, Puri Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu, 14 Maret 2026.
Ia menegaskan, Kosgoro 1957 harus tetap menjadi rumah bagi kader-kader yang tulus mengabdi kepada rakyat. Menurutnya, organisasi tersebut juga berperan melahirkan kader terbaik untuk memperkuat Partai Golkar dalam setiap pemilu.
“Kita berada di Kosgoro 1957 untuk mengabdi kepada masyarakat dan menumbuhkan kepercayaan publik kepada Partai Golkar,” ujarnya menekankan.
Dave juga berpesan kepada seluruh kader agar menjaga kebersamaan di dalam organisasi. Ia meminta para kader tidak saling menjatuhkan, tetapi saling mendukung demi kemajuan organisasi. “Saya minta para kader jangan saling menjatuhkan, tetapi saling mengangkat derajat kita semua,” ucapnya.
Apresiasi Golkar
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Muhammad Sarmuji yang hadir dan mengikuti seluruh acara mengapresiasi kepemimpinan Dave Laksono mengembangkan Kosgoro 1957.
Ia menilai Kosgoro 1957 sebagai organisasi kemasyarakatan, semakin besar dan aktif menjangkau masyarakat.
Menurut Sarmuji, kunci kekuatan Kosgoro 1957 adalah semangat pengabdian kepada masyarakat. Ia juga mengaitkan nilai tersebut dengan pesan yang terkandung dalam Al-Qur’an, terutama di bulan Ramadan.
“Dalam Al-Qur'an, kata pengabdian kepada masyarakat dan santunan kepada sesama sering diulang. Semua itu bertujuan meningkatkan ketakwaan,” katanya.
Pada kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut, Kosgoro 1957 juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan yang diberikan antara lain 200 paket sembako, 175 perlengkapan sekolah, serta santunan dan makanan ringan bagi 175 anak yatim.
Selain para tokoh masyarakat di sekitar Masjid Al Hurriyyah, Puri Kembangan, hadir Ketua Majelis Pertimbangan Kosgoro 1957 HR Agung Laksono; mantan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, sejumlah senior Partai Golkar di antaranya Ridwan Hisyam, Rully Chairul Azwar serta sejumlah pengurus dan kader Kosgoro 1957. (***)

