News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Dewi Aryani Gelar Sosialisasi Peluang Kerja ke Luar Negeri dan Perlindungan Menyeluruh kepada PMI Sebagai VVIP

Dewi Aryani Gelar Sosialisasi Peluang Kerja ke Luar Negeri dan Perlindungan Menyeluruh kepada PMI Sebagai VVIP


TEGAL, Wartapembaruan.co.id
- Dr. Dewi Aryani, M.Si Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja ke Luar Negeri dan Perlindungan Menyeluruh Kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai warga negara VVIP (Very Very Important Person), bertempat di Rumah Aspirasi DeAr di Desa Sidaharja, Suradadi,  Kab. Tegal, Jumat (26/2/2021).

Hadir sebagai narasumber anggota DPR RI DR. Dewi Aryani, M. Si, Kepala Seksi Kelembagaan dan Kemasyarakatan Program UPT BP2MI Semarang R. Resti Yudho, S. Psi dan Direktur Penempatan Non Pemerintah Kawasan Asia-Afrika BP2MI Pusat Ir. Arini Rahyuwati, MM

Sosialisasi ini di ikuti sekitar 70 orang perserta diantaranya perwakilan Ormas Pemuda Pancasila,  perwakilan Ansor, Ikatan Wartawan Online (IWO) Tegal, para Lawyer, PJTKI dan Relawan Dewi Aryani. 

DeAr panggilan akrab anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil 9 yang sudah 3 periode menjabat ini menjelaskan, "Sosialisasi ini bertujuan untuk menginformasikan kepada para pemuda pemudi bagaimana cara bisa bekerja ke luar negeri dengan aman. Bermigrasi yang aman menjadi PMI sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dewi Aryani mengatakan, peluang kerja ke luar negeri ini sangat besar. Namun untuk menjadi Pekerja Migren Indonesia (PMI) ini ada syarat yg harus dipenuhi, antara lain usia minimal harus 18 tahun, sehat jasmani dan rohani yang dinyatakan oleh lembaga kesehatan resmi, memiliki kompetensi, serta memperoleh ijin dari keluarga dan diketahui kepala desa. Apalagi dampak dari pandemi Covid-19 banyak sekali pekerja muda yang kena PHK, maka ini menjadi alternatif bagi mereka untuk mendapatkan penghasilan dengan menjadi pekerja di luar negeri.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini maka para lawyer dan peserta yang hari ini hadir mendapatkan informasi mengenai regulasi dan prosedur yang benar dan tidak mudah tertipu iming-iming informasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.


Dewi juga menyampaikan,  dirinya dalam waktu dekat akan meresmikan 9 gedung Balai Latihan Kerja (BLK) secara total. Nantinya bisa dikelola untuk pelatihan bahasa Jepang, Korea dan pelatihan kemahiran lainnya. Targetnya, kata Dewi, satu Kecamatan ada 1 BLK. Dari data ada 18 Kecamatan di Kab. Tegal, jadi dirinya akan mengejar target tersebut.

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.

Posting Komentar