News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Jika BRI Unit Kempo Lambat Tangani Kasus Dana Nasabah Hilang, Kepercayaan Masyarakat Kepada BRI Runtuh

Jika BRI Unit Kempo Lambat Tangani Kasus Dana Nasabah Hilang, Kepercayaan Masyarakat Kepada BRI Runtuh


Kempo-NTB, Wartapembaruan.co.id -- Hilangnya dana Nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Kempo, Kabupaten Dompu, Provinsi NTB sangat disayangkan oleh sejumlah pihak, kejadian tersebut dapat meruntuhkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap dunia perbankan, khususnya BRI, Rabu (21/07/2021)


"Kejadian hilangnya dana nasabah BRI Unit Kempo tentunya akan memberikan dampak yang negatif terhadap dunia perbankan, oleh karena itu, pihak BRI harus melakukan investigasi serta mengungkapkan peristiwa tersebut dengan transparan. Disamping itu, pihak BRI harus segara melakukan upaya ganti rugi atas kasus tersebut, "Jelas Aktivis Kabupaten Bima tersebut

Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Sanggar Bima tersebut juga meminta kepada pihak perbankan untuk dapat meningkatkan sistem keamanan yang lebih baik, sehingga kejahatan perbankan dapat dihindari


"Bagaimana kasus seperti ini tidak terulang, ?. Maka sistem keamanan perbankan harus diperkuat, sebab jika persoalan seperti ini terus mencuat dipublik, maka hal tersebut akan mengurangi rasa kepercayaan masyarakat, khususnya nasabah itu sendiri."Jelasnya


Nanang juga mendorong pihak kepolisian untuk mengusut persoalan tersebut, sehingga dapat diketahui apakah kejadian seperti ini merupakan tindakan skiming atau memang ada oknum yang bermain

"Kalau kita belajar dari berbagai kasus yang ada di Indonesia, persoalan seperti ini memang sering terjadi, ada dua hal yang menyebabkan persoalan seperti ini, pertama kejahatan skiming, ataupun transaksi mencurigakan, dan kedua ada oknum perbankan itu sendiri yang bermain. Ini peristiwa yang biasanya terjadi."Jelasnya

Sementara pihak BRI Unit Kempo belum berhasil dilakukan upaya konfirmasi atas raibnya dana nasabah tersebut

Penulis : Suaib

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.

Posting Komentar