BREAKING NEWS
 

Diduga Diancam dengan Pisau di Depan Stadion, Warga Sekayu Tempuh Jalur Hukum: Ada Apa di Balik Aksi Terang-Terangan Ini?


SEKAYU, Wartapembaruan.co.id
— Aksi kekerasan dan dugaan pengancaman menggunakan senjata tajam kembali mencoreng rasa aman masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin. Seorang warga bernama Sujarnik resmi melaporkan dugaan tindak pidana pengancaman yang terjadi di depan Stadion Serasan Sekate kepada Polres Musi Banyuasin.

Laporan tersebut telah diterima secara resmi oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor LP/B/81/II/2026/SPKT/Polres Musi Banyuasin/Polda Sumatera Selatan tertanggal 19 Februari 2026.

Berdasarkan dokumen resmi tersebut, insiden terjadi pada Kamis pagi, 19 Februari 2026 sekitar pukul 08.30 WIB, di Jalan depan stadion yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat Sekayu. Terlapor berinisial Yogi bersama rekannya Boni diduga turun dari mobil dan langsung melakukan tindakan kekerasan terhadap korban.

Situasi semakin memanas ketika korban mencoba melawan pemukulan yang dilakukan Boni. Dalam kondisi tersebut, Yogi diduga mencabut pisau dari pinggangnya dan mengejar korban dengan niat menusuk. Aksi ini bukan hanya menunjukkan kekerasan fisik, tetapi juga dugaan ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa korban.

Peristiwa yang terjadi di ruang publik dan pada pagi hari ini memunculkan pertanyaan serius tentang rasa aman masyarakat. Lokasi kejadian yang berada di depan stadion, area yang seharusnya menjadi ruang aktivitas warga, justru menjadi tempat dugaan aksi kriminal terang-terangan.

Korban akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Musi Banyuasin. Langkah ini menjadi bukti bahwa masyarakat masih berharap pada penegakan hukum untuk memberikan perlindungan dan keadilan.

Namun, publik kini menunggu langkah konkret aparat penegak hukum. Apakah terlapor akan segera dipanggil dan diproses sesuai hukum yang berlaku? Ataukah kasus ini akan berjalan lambat seperti sejumlah laporan lainnya yang kerap menguap tanpa kejelasan?

Kasus ini menjadi ujian bagi aparat kepolisian dalam menunjukkan komitmen terhadap penegakan hukum tanpa pandang bulu, terutama dalam perkara yang menyangkut ancaman keselamatan warga di ruang terbuka.

Masyarakat Musi Banyuasin kini menunggu, bukan sekadar janji, tetapi tindakan nyata.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image