News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Miris, Pasien Belum Sembuh Dari Sakitnya Sudah Disuruh Pulang Oleh Pihak Rumah Sakit Haji Medan

Miris, Pasien Belum Sembuh Dari Sakitnya Sudah Disuruh Pulang Oleh Pihak Rumah Sakit Haji Medan

Medan Wartapemvaruan.co.id
Pihak Rumah Sakit Haji dengan semena mena lakukan tindakan terhadap pasien yang berobat dan rawat inap dirumah sakit tersebut tanpa ada rasa kemanusiaan terhadap pasien .

Pasalnya, Jannes Frans Willy Pangaribuan warga Jalan Menteng VII No 13 Medan adalah Pasien Rumah Sakit Haji Medan, Jalan Rumah Sakit Haji Medan Estate yang masuk pada Senin (15.11.2021) dan di rawat inap dirumahsakit tersebut selama limahari yang dinyatakan Pihak rumah sakit menderita penyakit lambung.

Hasil dari diagnosa pihak rumah sakit Haji tersebut Jannes dinyatakan mengidap penyakit lambung dan tidak dilakukan USG oleh pihak rumasakit, bahkan pihak rumah sakit tersebut lakukan Ronsen paru paru bukan lakukan USG sehingga ada kesan pihak rumah sakit telah melakukan kesalahan dalam meangani penyakit Pasien.

Ria Sitorus sebagai ketua PIC Sosial Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Sumatera Utara merasa aneh yang dilakukan oleh Pihak Rumah Sakit Haji tersebut dimana  hasil diagnosa pihak Rumah Sakit dinyatakan penyakit Lambung dan pihak rumah sakit lakukan Ronsen Paru paru terhadap Pasien.

"Aneh kali yang dilakukan Pihak Rumah Sakit Haji ini bang, hasil diagnosanya sakit Lambung kenapa Paru paru yang di Ronsen, apa maksudnya itu bang " ungkap Ria pada Awak Media.

Ironisnya,  selama lima hari Jannes dirawat inap di rumah sakit Haji tersebut, pihak rumah sakit sudah menyuruh Jannes untuk pulang dan dinyatakan sudah sembuh oleh pihak rumah sakit walaupun Jannes masih merasa sakit di bagian perutnya.

Setelah dinyatakan bisa pulang oleh pihak Rumah Sakit lalu Jannes melepon PIC Sosial JPKP Ria Siturus, kemudian Ria Sitorus  langsung menanyakan apakah perutnya masih sakit, Jannes mengatakan perutnya masih terasa nyerinyeri .

"Bagaimana perasan Mu, apa sudah tidak sakit lagi perut Mu", tanya Ria kepada Jannes melalui teleponnya.

"Masih nyeri perut saya Bu" jawab James

Lalu PiC JPKP Ria Sitorus menyuruh James untuk memberi teleponnya kepada perawat jaga yang bertugas guna untuk mempertanyakan kenapa disuruh pulang pasien oleh pihak Rumah Sakit.

"Kenapa disuruh pulang buk" tanya Ria.
"Sudah membaik Bu kita kasih obat" jawab perawat jaga. Lanjut Ria ," apa pihak rumah sakit bertanggung jawab bila penyakit pasien kambuh lagi".
"Kita bertanggung jawab buk" jawab perawat jaga singkat.

Dengan berat hati selanjutnya Jannes dibawa pulang oleh keluarganya, sesuai dengan anjuran pihak rumah sakit kepadanya. Anehnya setelah dua jam dirumah tubuh Jannes kejang kejang, melihat tubuh Jannes Kejang kejang lalu pihak keluarga melarikan Jannes kebidan terdekat.Tapi bidan tersebut menganjurkan pihak keuarga Jannes untuk segera membawa Jannes ke rumah sakit.

Dengan tergesa gesa pihak keluarga segera membawa Jannes kerumah sakit Haji Adam Malik Medan, dengan menggunakan Ambulan Desa dan setelah tiba dirumah sakit, pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan terhadap Jannes. Oleh pihak rumah sakit Haji Adam Malik Medan ternyata Jannes menderita  penyakit Usus Buntu. Hal ini tidak sesuai dengan hasil diagnosa oleh pihak rumah sakit haji Medan yang mana pihak rumah sakit Haji Medan mengatakan penyakit yang diderita Jannes adalah penyakit Lambung. Sehingga diduga pihak rumah sakit haji Medan keliru dalam malakukan diagnosa terhadap penyakit yang diderita oleh Jannes.

Selang beberapa Jam kemudian Pihak rumah sakit Haji Adam Malik Medan berhasil melakukan operasi Usus buntu yang diderita oleh Jannes, kini kedaan Janes sudah membaik dan diapun sudah merasa lega.

Selanjutnya setelah dikonfirmasi Humas Rumah Sakit Haji Medan selasa (23.11.2021) Pukul 08.43 Wib Abdullah Harahap melalui pesan WhatsAppnya terkait dipulangkannya pasien rumah sakit Haji Medan Jannes Frans Willy Hasibuan yang merasa perutnya masi terasa nyeri, Humas rumah sakit Haji Medan tersebut menyarankan Awak Media untuk mengirim surat ke pihak rumah sakit Haji Medan.

"Coba kirimkan aja surat ke RS haji bang",ungkap Abdul singkat.
(Albert/Red)

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.