Iklan

DPR Terapkan Work From Home (WFH) Akibat Banyak Anggota Terinfeksi Covid-19

warta pembaruan
03 Februari 2022 | 5:32 PM WIB Last Updated 2022-02-03T10:32:50Z


Jakarta, www.wartapembaruan.co.id – Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut lembaganya menerapkan pembatasan kegiatan yang mulai diberlakukan Kamis (3/2/2022).  Langkah tersebut diambil akibat peningkatan kasus Covid-19 di lingkungan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

“Sistem WFH (work from home) akan kembali diterapkan mulai hari ini,” ujar Puan dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (3/2/2022).

Menurut Puan, pembatasan kegiatan dilakukan setelah ada Rapat Pimpinan (Rapim) dan Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI. Nantinya, rapat kerja di DPR berlaku fleksibel dengan kapasitas kehadiran maksimal 30 persen dan kerja sampai pukul 15.30 WIB.

"Rapat dilakukan berdurasi dua jam dan sampai pukul 15.30 WIB sesuai jam kantor masa pembatasan sosial. Mitra kerja yang hadir secara fisik juga akan dibatasi secara ketat," katanya.

Menurut Puan, rapat kerja yang dilakukan di Gedung DPR maksimal berdurasi dua jam.  Mitra kerja yang hadir secara fisik saa rapat akan dibatasi secara ketat.

Sementara itu Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar menduga banyaknya anggota DPR yang terinfeksi virus Covid-19 akibat tertular dari orang lain saat menghadiri rapat-rapat yang dilasanakan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Menurut Muhaimin Iskandar dalam keterangan di Jakarta, Kamis (3/2/22), banyaknya anggota DPR yang tertular Covid-19 kemungkinan besar akibat tidak menjalankan prosedur kesehatan saat berlangsung rapat, yaitu tidak menjaga jarak dan membuka masker.

“Yang paling banyak adalah klaster rapat, pertemuan tertutup dan membuka masker,” kata Muhaimin Iskandar. Ia menjelaskan, dugaan itu setelah ia memperoleh informasi dari Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda.

“Berdasarkan laporan, terdapat tujuh anggota di Komisi X yang terpapar Covid-19. Oleh karena itu, para pimpinan DPR dan Sekjen DPR sedang mengevaluasi terhadap pelaksanaan rapat di Gedung DPR.

Berdasarkan evaluasi, katanya, rapat rapat akan dibatasi kehadiran fisik maksimal 30 persen, sisanya akan mengikuti rapat secara virtual.  “Jadi evaluasi rapat maksimal 30 persen dari anggota komisi dan swab antigen. Kita minta supaya peserta rapat tidak membuka masker sama sekali," katanya.

Dari informasi terkini, terdapat 142 orang yang bekerja di lingkungan Kompleks Parlemen Senayan terpapar Covid-19. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekjen DPR Indra Iskandar. “Untuk hari ini yang positif saya sebut positif, kemarin (Rabu) 97 orang, kemarin sore tambah 45 orang, jadi 142 orang,” kata Indra (Kamis, 3/2/2022).

"Bagi yang dikarantina mandiri, kami monitor gejala-gejalanya dalam dua hari ini, apakah sesuai dengan gejala-gejala Omicron. Itu kami monitor," kata Indra.

Sejumlah Alat Kelengkapan Dewan (AKD) diketahui sudah menerapkan lockdown sepekan menyusul meningkatnya orang yang terjangkiti Covid-19 di lingkungan Kompleks Parlemen.

Misalnya Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Komisi I, dan pimpinan DPR RI menyatakan lockdown per Rabu (2/2/2022). Sementara itu, Komisi III DPR RI berencana mengikuti AKD lain yang sudah menyatakan lockdown. Komisi yang bermitra dengan Polri sedianya bakal lockdown per Kamis ini. (ys_soel)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPR Terapkan Work From Home (WFH) Akibat Banyak Anggota Terinfeksi Covid-19

Trending Now

Iklan