News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Maya Damayanti Batal Kelola PSCS Cilacap yang Sudah Beralih Kepemilikan

Maya Damayanti Batal Kelola PSCS Cilacap yang Sudah Beralih Kepemilikan


Cilacap, Wartapembaruan.co.id --Masyarakat Sepakbola Kota Cilacap sangat berharap pengusaha asal kota itu, Maya Damayanti bersedia sebagai investor anyar klub Persatuan Sepak Bola Cilacap dan Sekitarnya (PSCS). 

Diakui Maya Damayanti, awalnya dia hanya ingin menyelamatkan PSCS dan membantu pengelolaan PSCS Cilacap karena murni sebagai orang Cilacap asli, dirinya ingin berkontribusi terhadap kota kelahirannya tersebut.

"Awalnya Saya setuju jika Saya diberi kepercayaan memegang penuh pengelolaan PSCS," ungkap Maya Damayanti ketika dihubungi wartawan, Senin, (11/4/2022).


Secara seratus persen, Maya Damayanti oke saja, demi menyelamatkan PSCS, bahkan President PSCS, Bambang Tujianto aktif menghubung Maya Damayanti dan mengkonfirmasikan jika tanggal 11 Februari 2022 untuk bertemu dan mengadakan rapat membahas bagaimana rencana ke depan PSCS. 


"Sebelum pertemuan terjadi, Bambang kembali menghubungi saya dan mengabarkan bahwa dia dan keluarga isoman terpapar Covid-19," jelas Maya Damayanti.

Belakangan Maya Damayanti baru mendengar info ternyata sahamnya sudah dijual kepada orang lain yang bukan asli orang Cilacap, dan sebagian saham kepemilikan management lama di 'paksa' melepas ke pihak anaknya.

Namun demikian, Maya Damayanti berharap pemilik baru PSCS dapat mengelola secara profesional dan transparan agar mampu tampil di Liga 1.

Maya Damayanti juga berharap agar para pencinta PSCS tidak menyalahkan dirinya yang dianggap tidak komit. Maya Damayanti menyarankan agar para pecinta PSCS menanyakan langsung ke Bambang Tujianto selaku Presiden PSCS

"Siapapun pemegang saham PSCS harus tetap didukung, karena pemilik sejati PSCS adalah seluruh warga Cilacap. Dan janganlah klub ini dijadikan tunggangan politik atau kepentingan individu untuk memperkaya diri," tandas Maya Damayanti.

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.