Kapolres Tapteng Hadiri Groundbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana
Tapanuli Tengah, wartapembaruan.co.id - Kapolres Tapanuli Tengah (Tapteng), AKBP Muhammad Alan Haikel, menghadiri langsung kegiatan Ground Breaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana yang dilaksanakan di Desa Sigotom, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah."Kamis,(15/01/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kepolisian Resor Tapanuli Tengah ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam memastikan pemulihan sektor pertanian pascabencana di wilayah Sumatera Utara berjalan dengan aman dan lancar.
Dalam kegiatan tersebut, AKBP Muhammad Alan Haikel tampak bersinergi dengan sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, Asisten Menteri Pertanian RI Ali Jamil Harahap, serta Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu. Kehadiran jajaran Forkopimda Tapteng, termasuk Dandim 0211/TT, Danlanal Sibolga dan Dansatradar 103 Sibolga semakin memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam mengawal pembangunan daerah.
Selama acara berlangsung, AKBP Muhammad Alan Haikel mendampingi rombongan meninjau langsung lahan sawah yang akan direhabilitasi. Beliau juga menyaksikan prosesi peluncuran yang ditandai dengan pengoperasian alat berat serta penggunaan teknologi drone untuk penaburan benih.
Kapolres menegaskan komitmennya bahwa jajaran Polres Tapanuli Tengah siap mengawal program ini sebagai langkah untuk mengembalikan produktivitas petani yang terdampak bencana. Program rehabilitasi ini merupakan langkah besar mengingat total lahan yang terdampak mencapai 3.205 hektare, dengan rincian kerusakan mulai dari kategori ringan hingga berat.
Selain perbaikan lahan, kehadiran Kapolres juga untuk ikut mendistribusikan bantuan sarana produksi pertanian, seperti benih, pupuk, dan alat mesin pertanian kepada kelompok tani, dapat tersalurkan dengan tepat sasaran.
Kapolres berharap dengan sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah, para petani di Desa Sigotom dan wilayah Tapteng lainnya dapat segera kembali turun ke sawah demi memulihkan kesejahteraan ekonomi keluarga mereka.(M.T)

