News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Wujud Gotong Royong, Kaum Suku Batu Kambing Aurgading Bersama Bersihkan "Pandam Pekuburan"

Wujud Gotong Royong, Kaum Suku Batu Kambing Aurgading Bersama Bersihkan "Pandam Pekuburan"

Sijunjung, Wartapembaruan.co.id - Gotong royong merupakan adat istiadat tolong-menolong antara warga dalam berbagai macam lapangan aktivitas sosial, baik berdasarkan hubungan tetangga kekerabatan yang berdasarkan efisien yang sifatnya praktis dan ada pula aktivitas kerja sama yang lain.

Sampai saat ini, gotong royong masih melekat dalam masyarakat. Perilaku gotong royong bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tetapi sekaligus untuk mempererat hubungan masyarakat. Tak terkecuali bagi kaum Suku Batu Kambing. Mereka bersama sama membersihkan "pandam pekuburan" suku yang terletak di pinggir jalan Padang Galomo.

Hendra Zoni salah seorang  Kaum suku Batu Kambing yang hadir menuturkan kegiatan seperti ini berlangsung setiap tahunnya.

"Kegiatan gotong royong membersihkan "pandam pekuburan" ini adalah kegiatan rutin yang kami lakukan setiap tahun, biasanya sehari setelah lebaran kegiatan ini dilakukan," tutur Hendra, Jum'at (14/05/2021).

Hendra menambahkan kegiatan ini sebagai bentuk gotong royong sesama kaum Suku Batu Kambing.

"Ini adalah wujud gotong royong kami kaum Suku Batu Kambing. Semuanya akan berkumpul disini, bercengkrama dan bersama sama membersihkan lingkungan "pandam pekuburan". Ini kewajiban kami sebagai kaum Suku Batu Kambing untuk menjaga, merawat serta membersihkan area makan karena seluruh keluarga kami yang telah meninggalkan akan di makamkan disini" ujarnya.

Di tempat yang sama, Rizki pemuda Suku Batu Kambing Menuturkan kegiatan dimulai dari pukul 08:00 sampai sebelum Ju'mat.

"Kegiatan kami mulai pagi tadi, Lumayan rami yang datang tapi hari ini jumlah yang datang memang terlihat kurang dari tahun sebelumnya mungkin yang di rantau banyak yang tidak pulang kampung karena wabah covid yang sedang melanda" tuturnya.

Senada dengan Rizki, Zaki yang juga hadir dalam kegiatan rutin tersebut membenarkan.

"Semoga wabah covid segera berakhir biar semua bisa berkumpul bersama sama baik yang di rantau ataupun yang di kampung. Dirasa kurang jika sanak saudara kami yang di kampung tidak hadir karena moment seperti Ini bisa terjadi hanya setahun sekali," Lanjut Zaki.

Di akhir pembicaraan Zaki yang rumah nya tidak jauh dari area "pandam pekuburan" menuturkan perlunya lampu penerangan di area itu biar tidak terkesan angker dan juga tidak memberikan rasa takut bagi yang lewat di malam hari karena ini kan berada di pinggir jalan dan juga kebun karet warga."(Fauzaki)

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.

Posting Komentar