News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Korem 022/PT Laksanakan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama

Korem 022/PT Laksanakan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama

Pematang Siantar, Wartapembaruan.co.id -- Guna memperkokoh dan mempererat silaturahmi, serta toleransi antar umat beragama. Dalam hal ini Korem 022/Pantai Timur menggelar Pembinaan Kerukunan Umat Beragama, kegiatan dilaksanakan sesuai standar protokol Kesehatan dan diikuti oleh perwakilan prajurit dan PNS serta Masyarakat, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Aula Makorem 022/PT Jalan Asahan Km.3,5 Nagori Siantar State, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Rabu (18/08/2021).

Dengan dilaksanakannya kegiatan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama kali ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan wawasan secara baik dan benar serta mampu memperkokoh keimanan dan kerukunan kehidupan beragama guna meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Pembinaan Kerukunan Umat Beragama mengangkat tema “ Mewujudkan Binter TNI AD yang adaptif melalui kegiatan pembinaan Kerukunan Umat Beragama demi mencegah Konflik Sosial Antar Umat Beragama Serta Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa”.

Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Parlindungan Hutagalung, S.A.P., dalam sambutan yang dibacakan Kasiterrem 022/Pantai Timur Letkol Arh Yakub mengatakan, Indonesia adalah Negara plural, keberagaman yang ada di Indonesia yang tak ternilai harganya adalah suatu kekayaan bangsa. Keberagaman yang jika terjaga dengan baik akan tampak seperti mozaik yang indah, tetapi jika sebaliknya maka segala bentuk perbedaan yang ada akan menjadi senjata yang bisa memecah belah bangsa Indonesia. Oleh karena itu perlu dilaksanakan kegiatan seperti ini guna meningkatkan kualitas kerukunan hidup umat beragama melalui pembinaan, monitoring dan evaluasi sehingga sejak dini dapat diprediksi adanya potensi konflik di masyarakat.

Diakhir amanat Danrem mengatakan ide pluralisme dan multikulturalisme juga perlu dipahami sebagai pemahaman untuk mengatasi persoalan ini. Definisi Pluralisme agama yang seringkali disalahpahami maknanya menjadi kontroversi bagi sebagian kalangan, hal ini disebabkan adanya pemaknaan sepihak mengenai definisi Pluralisme itu sendiri. Pluralisme agama bukanlah bermaksud untuk menyamakan agama, namun hanya sebatas mutual respect (saling menghormati). Guna mengatasi permasalahan sebagai-mana yang saya sampaikan di atas, maka Pembinaan Kerukunan Umat Beragama ini sangat perlu dilaksanakan untuk, memberikan pemahaman kepada seluruh komponen bangsa dan masyarakat, bahwa negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki ciri khas kebhinnekaan Ras, Suku, Budaya, dan Agama dan kita bertekad untuk menjaga keutuhan dan kaedaulatan NKRI. Menguatkan rasa nasionalisme atau rasa kebangsaan, sebagai bagian dari identitas dunia yang bermartabat. Sehingga memberikan kesadaran bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan seluruh potensi alam dan budayanya, yang wajib dijaga dari upaya-upaya pelemahan dan penguasaan oleh bangsa lain. Menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan serta menyegarkan kembali pemahaman tentang pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama dan meredam berkembangnya penonjolan sikap primordialisme sempit, kesukuan, kedaerahan guna mencegah terjadinya disintegrasi bangsa, terangnya.

Pembinaan Kerukunan umat Beragama Korem 022/PT TW lll TA. 2021 tersebut turut serta dihadiri oleh, Kasiren 022/PT, Perwakilan dari Staf Staf Makorem 022/PT Beserta Jajaran Dinas Jawatan, Perwakilan Jemaat HKBP Rambung Merah, Ketua P.D Muhammadiyah P. Siantar (IR.H.Mhd Amin Sag) beserta anggota dan Perwakilan dari adek Pramuka.

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.

Posting Komentar