News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Miris! Sekolah Tak Punya Foto Wakil Presiden

Miris! Sekolah Tak Punya Foto Wakil Presiden

WARTAPEMBARUAN.CO.ID, BITUNG - Dunia pendidikan memang kerap menjadi perhatian bagi semua orang. Seperti halnya Sekolah Dasar (SD) GMIM 29 Pasirpanjang Pulau Lembeh, Kelurahan Pasirpanjang, Kecamatan Lambe Selatan, Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara yang mendapat sorotan dari beberapa pihak.

Sekolah dengan jumlah siswa 33 orang dari kelas 1 sampai 6 yang dipimpin Kepala Sekolah Selfi Said, S.Pd masih jauh dari kata  layak.

Sebagaimana hal itu disampaikan Tomy Lumuhu, menurutnya Kota Bitung dalam dunia pendidikan sudah cukup baik, meskipun masih ada sekolah yang  jauh dari perhatian Pemerintah.

"Pendidikan di Kota Bitung belum merata karena masih ada sekolah yang mana fasilitas sarana dan prasarana belajar mengajarnya tidak memadai malah sangat-sangat memperihatinkan, dan itu terjadi di SD GMIM 29 Pasirpanjang. Saya selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KPK TIPIKOR Bitung telah mengutus tim ke sekolah tersebut untuk menindak lanjuti pengaduan masyarakat atau orang tua murid, dan benar apa yang tim kami temukan memang sarana dan prasarana belajar mengajar tidak memadai, termasuk tidak ada aliran listrik disekolah tersebut,"jelas Lumuhu yang merupakan Alumni SD GMIM 29 Pasirpanjang Anggakatan 1987.

Lanjut Tomy menjelaskan,"Pada dasar lain yang menjadi dugaan adanya pembiaran ataupun kelalaian terhadap pemeliharaan lingkungan sekolah dimusim pandemi saat ini mengacu pada Plafon Yang Rusak, tak adanya aliran listrik karena memang belum terpasang meteran listrik, dan mirisnya lagi hanya terpampang foto Presiden Joko Widodo diatas Papan tulis yang sudah  hancur tanpa foto Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin yang merupakan Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia setelah terpilih dalam Pemilihan Presiden 2019,"jelas Embo Tom sapaan akrabnya.

Dirinya pun kembali menerangkan Pemerinta terkesan tidur dalam melakukan kinerjanya, sehingga sekolah-sekolah di Kota Bitung masih ada yang jauh dari perhatian,"Dinas Pendidikan tidak melakukan pengawasan langsung makanya sekolah ini tidak terawat! Sehingga muncul pertanyaan diperuntukan untuk apa Dana BOS Reguler dan Dana Bos AFKIN selama ini?,"terang Tomy.

Dirinya juga berharap Dinas Pendidikan segerah menindak lanjuti masalah ini demi pemeretaan fasilitas pendidikan,"Kami DPD KPK TIPIKOR Bitung mendesak agar Pemerintah Kota Bitung dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk turun langsung  meninjau sekolah-sekolah yang ada di Pulau Lembeh, sehingga ada pemerataan sarana dan prasarana pendidikan disetiap sekolah termasuk SD GMIM 29 Pasirpanjang,"tegas SERKA (PURN). ADV. Tomy Lumuhu, SH., MH., CPLC., CPCLE.

Semantara itu Kepala Sekolah SD GMIM 29 Pasirpanjang, Selfi Said, S.Pd saat dikonfirmasi wartawan media ini mengatakan itu bukan urusan bapak.

"Kita ini lagi diperiksa inspektorat, jadi saya ulangi, jangan foto-foto sekolah itu lagi. Bapak tidak pernah kasih bantuan disekola kita, jadi berhenti mencari kejelekan yang ada disekolah, kalau foto begitu mau kasih bantuan bole. Ini cuman mau cari kejelekan orang, seenaknya bapak mentang-mentang wartawan mau ini kita disekolah. Jangan seperti itu pak kita saling menghargai sama-sama profesi, bapak wartawan saya kepala sekolah, dan untuk Papan Tulis yang pak tanyakan itu sudah ada di Toko F4 depan Pos 1 Pelabuhan. Kemudian untuk Plafon yang difoto itu sudah dimasukan kedapodik dikirim ke Kementrian untuk meminta bantuan,"jelas Kepala Sekolah SD GMIM 29 Pasirpanjang, Selfi Said, S.Pd dengan nada kesal kepada wartawan media ini melalui sambungan telepon WhatsApp. (Zulkifli Liputo)

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.