News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Puluhan Polisi Geruduk PN Tangerang, Apa Mau Intimidasi Hasil Sidang?

Puluhan Polisi Geruduk PN Tangerang, Apa Mau Intimidasi Hasil Sidang?


Tangerang, Wartapembaruan.co.id
– Puluhan polisi yang menggeruduk PN Tangerang sebenarnya harus diblow up di TV yang membela hukum/ kebenaran. Jangan didiamkan. Demikian Co Founder LQ Indonesia Lawfim, Leo Detri SH, MH yang turut angkat bicara menyikapi banyaknya anggota polisi yang ‘mendampingi’ pembacaan replik pada Selasa (21/12/2021).

“Mari dunia pers yang bebas & bertanggung jawab, kumandangkan roh pers kalian. Biar Ketua MA ‘bangun dari tidur lelapnya’ karena institusinya hendak diciderai dengan peluru yang dilarang ditembakkan ke ‘Majelis plus Jaksa Agung yang ‘keboboan dari tidur lelapnya’ atas kelakuan oknum- oknum penyidik yang bergaya aktor film Ramboo yang merupakan film fiktif, yang dianggap fakta,” jelasnya.

Ia juga minta Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo mengevaluasi lebih dalam bawahannya.  “Kapolri, di mana hati batinmu melihat bawahan oknum- oknummu yang tidak patut?,” harapnya.

Lebih baik kekurangan aparat kepolisian daripada banyak aparat tetapi berkegiatan sebagai oknum Kepolisian yang bisa- bisa membuat ‘almarhum Jenderal Polisi Hugeng Imam Santoso, keluar dari kuburnya’ oleh karena kelakuan oknum2 Kepolisian yang non intelektual. 

“Mana suara alumni Akpol milenial yang katanya ‘Nasionalis Humanis’ yang merupakan kader-kader exellent di kepemimpinan selanjutnya,” katanya.

Contohlah kinerja Presiden Jokowi, yang tidak pernah ikut Pendidikan Samapta tetapi hasilnya mengatasi yang ‘ngaku-ngaku’ sudah Samapta namun oknum- oknum tersebut  bermental A-Samapta (tidak samapta- ed).

“Beta ini alumni Samapta Kelapa Dua Depok & product PPNS Megamendung Jawa Barat yang waktu itu dipimpin Alm. Mayor Jenderal  Silaen. Terima kasih Polisi Teladan & undurlah oknum- oknum Polisi yang merusak citra sejati Kepolisian,” pungkasnya.

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.