BREAKING NEWS

Pekerjaan Talud Kemiling Disoal, MTM; Ada Dalang Pengkondisian Proyek Kota


Lampung, Wartapembaruan.co.id
- Sebelum meranjak persoalan lanjutan terkait pekerjaan infrastruktur pada satuan  dinas Pekerjaan umum pemerintah kota bandar lampung yang menjadi sorotan Publik dan Masayarakat Transparansi merdeka (MTM) Provinsi lampung , Ashari Hermansyah, Ketua MTM  provinsi lampung menduga, bahwa semua proyek Infrastruktur  yang dilaksanakan dinas PU bandar lampung semuanya dikendalikan oleh satu orang atau segelintir orang saja, ditambah lagi isu-isu adanya sewa perusahaan sebesar 2,5% dari nilai kontrak,  Ungkap ashari Rabu (281/2026)

Penyebab Kecurigaan yang terjadi berawal dari penyampaian surat sampai penyampaian aksi didepan kantor walikota  hingga dilakukan  ekspos dugaan penyimpangan proyek infrastruktur setiap proyek , namun  tidak ada indikasi dari pihak mereka untuk memberikan jawaban sedikitpun klarifikasi baik kepada kami maupun kepada para insan pers.

Sikap acuh tak acuh pemerintah kota bandar beserta jajaranya dan  dinas PU  terhadap permasalahan pekerjaan infrastruktur mencerminkan kemunduran dalam hal berdemokrasi, mereka satu persatu terkesan buang badan, Ironisnya lagi seseorang pejabat di pemerintah kota sebut saja  (wawan) , yang pernah dijumpai disuatu ketika,  saat dikonfirmasi dengan jawaban ! itu bukan urusan kami, tanya saja kedinas pu ya pak ‘ kata ashari kepada media.

Kalau sudah begini bagaimana masyarakat nantinya akan percaya, yang lalu saja kami mempersoalkan infastruktur dan keterbukaan informasi publik yang disusul dengan penyampaian pecopotan status kepala dinas, hingga saat ini posisi oknum kepala dinas yang menjadi sorotan masih mencokol dihabitatnya, ini namanya konyol masih mempertahankan kesayangannya, ujarnya.

Ada pepatah bilang Utang emas dapat dibayar, utang budi dibawa mati,  Hutang politik dibayar Proyek, pepatah yang terakhir  memang bukan rahasia umum lagi, masyarakat juga pasti faham dan hal tersebut adalah sebagai Ilustri dengan kalimat tersebut, baiklah kami akan lanjutan persoalan pekerjaan infrastruktu dan kali ini adalah part yang ke-11, Subjeknya adalah  Pembangunan Talud / Bronjong Jl.Bangsa Ratu Perum BKP Blok Y.

Pekerjaan yang dimaksud Ashari tersebut adalah pekerjaan yang bersumber dari APBD tahun 2025 dari Dinas Apekerjaan umum pemerintah kota bandar lampung dengan nilai 800 juta lebih, yang dikerjakan oleh CV.N**ri A*ng (NA). Katanya

Ada beberapa elemen yang menjadi sorotanya terkait pekerjaan talud tersebut, diantaranya adalah :

PEKERJAJAAN PERSIAPAN, Indikasi dugaan pelanggaraan objeknya adalah

Tidak dilakukan pekerjaan pemasangan papan nama informasi proyek dan K3

PEKERJAAN GALIAN TANAH DAN PASANGAN BATU, Indikasi dugaan pelanggaraan objeknya adalah Terdapat lapisan dasar lantai tidak dilakukan pekerjaan pasangan Batu terlebih dahulu, seharusnya lapisan bawah lantai tanah dilakukan pekerjan pasangan batu agar tidak terjadi penyerapan air bawah tanah dan erosi yang akan mempengaruhi struktur kekuatan talud dikemudian hari.

PEKERJAAN PASANGAN KAYU CERUCUK DAN KISDAM , Indikasi dugaan pelanggaraan objeknya adalah Pekerjaan pasangan Batu pada talud tidak dilakukan pekerjan pasangan kayu cerucuk, yang berfungsi untuk memperkuat struktur Talud dikemudian hari Dan tidak dilakukan pekerjaan pasangan KISDAM, sehingga air masuk pada pemasangan batu dasar yang akan menghilangkan kadar semen pada pasangan mortal lapisan bawah

PEKERJAAN PASANGAN MORTAL (CAMPURAN SEMEN, PASIR DAN AIR ), Indikasi dugaan pelanggaraan objeknya adalah Pekerjaan pasangan Mortal tidak sesuai spesifikasi, telah terdapat kandungan pasir yang lebih banyak, seharusnya campuran semen, pasir dan air dilakukan dengan menggunakan mesin Molen agar rata sesuai spesifikasi

Dari semua yang kami sebutkan tadi adalah semuanya diduga melakukan penyimpangan alias tidak sesuai spesifikasi, dan dalam hala ini yang bertanggung jawab penuh ada PPK,PPTK, pengawas, kuasa pengguna anggararan bahkan kontraktornya, tutup ashari

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image