News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Tingkat Kepercayaan 10%, LQ: Modal Awal Bersihkan ‘Benalu’ di Tubuh Polri

Tingkat Kepercayaan 10%, LQ: Modal Awal Bersihkan ‘Benalu’ di Tubuh Polri

Keterangan foto: Advokat Alvin Lim, SH, MSc, CFP, CLA, Founder LQ Indonesia Lawfirm  (kiri0  bersama Advokat Leo Detri SH, MH, Co Founder (kanan)

Jakarta, Wartapembaruan.co.id
- Kebenaran berintegritas tanpa tumpangan kepentingan yang ditanamkan oleh LQ Indonesia Lawfirm mulai membuahkan hasil positif terhada kinerja Polri di dalam tugas & fungsinya, sepeti diungkapkan Advokat Leo Detri, Selasa (21/12/2021).

Advokat Leo Detri SH, MH, Co Founder LQ Indonesia Lawfirm juga mengatakan dengan tolok ukur tingkat kepercayaan yang hanya 10% sebagai modal awal untuk Kapolri untuk membersihkan ‘benalu’ dalam institusinya. 

“Kapolri, Wakapolri, Irsum, Kabareskrim, Kompolnas dan ‘penyapu bersih’ dari yang berbintang sampai terbawah, hendaknya membersihkan oknum yang mempermalukan bahkan merupakan ‘benalu’ di tubuh Kepolisian yang kami cintai, sayangi & kami dambakan,” harapnya. 

Buktikan bahwa PRESISI sebagai ujung tombak kinerja prestasi teladan yang dinikmati oleh masyarakat secara sepenuhnya & ke dalam, membuktikan bahwa prajurit Kepolisian mengerti & mengerjakannya dengan sepenuh hati.

Ia juga mengatakan memuliakan kinerja Kepolusian RI & bukan diperlakukan sebagai musuh Kepolisian RI. 

“Terimalah LQ Indonesia Lawfirm sebagai saudara sekandung Kepolisian RI memuliakan kinerja Kepolusian RI & bukan diperlakukan sebagai musuh Kepolisian RI. Inilah kontribusi positif yang kami deklarasikan secara berkelanjutan,” tegasnya. 

Ia juga mengucapkan apesiasi atas kineja Kapolri Jendal Listyo Sigit Pabowo atas idenya. “Terima kasih atas ‘good ideas’ Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama ‘big team solid’ yang  berintegritas. Dan sebagai contoh adalah  hasil kinerja DENSUS 88 yang mengayomi masyarakat. Amin. Salam Tri Bharata in action,” pungkasnya.

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.