News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Buat Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Cassa 212

Buat Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Cassa 212


Pekanbaru, Wartapembaruan.co.id - Satu unit Pesawat Cassa 212 milik TNI Angkatan Udara dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan pihak Swasta kembali resmi dimulai operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC)/hujan buatan di Provinsi Riau dengan diawali pembukaan TMC secara virtual tempat di Hanggar Charlie Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Kamis (14/4/22).

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Letkol Pnb Asri Efendi Rangkuti mengatakan,
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pekanbaru menyatakan, saat ini sebagian wilayah Riau sudah memasuki musim kemarau kering, artinya curah hujan tidak lagi seperti biasanya, sudah jauh berkurang, musim kemarau akan diperkirakan berlangsung mulai bulan Juni sampai September 2022.

"Guna mengantisipasi dan mencegah agar tidak terjadinya kebakaran hutan dan lahan, maka diperlukan peran serta seluruh stakeolder dalam mendukung program pemerintah,  dengan mengerahkan segala daya dan upaya, seperti yang pernah kita lakukan tahun-tahun sebelumnya yaitu dengan melakukan TMC yang merupakan senjata paling ampuh yang  mampu meningkatkan curah hujan sekitar 20%, ini berarti sebagai solusi untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan, paling tidak dapat membantu pembasahan lahan gambut agar tidak terbakar",kata Andi Kustoro.

"TMC tidak dapat diartikan secara harfiah sebagai pekerjaan membuat hujan, karena teknologi ini berupaya untuk meningkatkan dan mempercepat jatuhnya hujan, selain itu juga tidak lepas dari ketersediaan yang diberikan alam, artinya, jika awannya banyak akan dapat menginkubasi lebih banyak dan otomatis akan menghasilkan hujan yang lebih banyak lagi",ungkapnya.

Danlanud Rsn mengatakan, sesuai arahan pimpinan, TNI AU akan terus berkolaborasi dengan pihak pemerintah dan swasta untuk mengoptimalkan operasi darat, TMC menggunakan pesawat TNI AU dan water bombing, yang jelas TNI akan kerahkan puluhan personel baik dari krew pesawat Cassa 212 maupun personel Lanud Roesmin Nurjadin, agar Karhutla bisa dicegah sedini mungkin, mari kita jaga alam, alam juga akan menjaga kita.

Kemudian Direktur Dukungan Sumber Daya BNPB Rustian mengatakan, TMC di Riau menggunakan pesawat TNI AU dengan sortie pertama 800 kg garam. Untuk lokasi semai dilakukan di atas wilayah Kabupaten Siak dan Pelalawan.

"TMC di Riau sudah resmi dimulai, dengan sortie pertama sebanyak 800 kg garam, dan sudah tersedia  sebanyak 20 ton",jelasnya.

Kemudian Stake Holder Relation (SHR) Manger RAPP, Wijamoko mengatakan, PT RAPP (APRIL Group) terus berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan Karhutla, salah satunya dengan pelaksaan TMC.

"Dan saat ini, merupakan tahun ketiga PT RAPP membantu kegiatan TMC. "Ini sudah tahun ketiga kami membantu TMC, kalau tahun lalu kami bantu 9 sortie, untuk tahun ini sekitar 12 sortie," sebutnya.

Juntak

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.