News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sejarah Perang Dagang Amerika dan China Serta Dampak Terhadap Perekonomian Indonesia

Sejarah Perang Dagang Amerika dan China Serta Dampak Terhadap Perekonomian Indonesia


Penulis : Rustam Budiman (Peserta LK3 HMI Badko Riau-Kepri)

WARTAPEMBARUAN.CO.ID - Perang dagang besar dari dua negara ini bermula ketika kebijakan yang dibuat oleh Trump yang mengundang perseteruan dari beberapa pimpinan negara salah satunya adalah negara china. Kebijakan tersebut  adalah kebijakannya dalam perdagangan yaitu ketika Trump merasa kesal dengan neraca perdagangan negaranya yang defisit sedangkan neraca perdagangan saingannya China selalu saja meningkat, sehingga untuk mencegah hal itu Trump membuat langkah protektif dengan menaikan tarif 25% pada impor baja dan 10% untuk alumunium untuk semua sejumlah negara.

Kebijakan yang dibuat oleh Amerika Serikat tersebut sangat merugikan terhadap perdagangan negara cina terhadap Impor dan Ekspor, sehingga China membalas langkah protektif yang dilakukan Trump dengan cara yang serupa yaitu dengan mendata 128 produk AS akan dikenakan kenaikan bea masuk 15-25%. Langkah yang ditempuh oleh China selanjutnya adalah mengadu kepada WTO (World Trade Organization). Perperangan panjang dimulai dengan berbalas kebijakan yang kemudian Amerika Serikat  mengeluarkan kebijakan baru lewat Departemen Perdagangannya dengan melarang perusahaan telekomunikasi China membeli komponen AS selama tujuh tahun.

Perang dagang besar ini tentu memberikan dampak positif dan negatif terhadap perekonomian Indonesia, karena Indonesia memiliki hubungan baik terhadap dua negara besar ini dalam bentuk dunia perdagangan, adapun dampak terhadap perekonomian Indonesia adalah :

1. Indonesia punya peluang ekspor yang sangat bagus.
Akibat perang dagang tersebut, Indonesia punya potensi untuk mengekspor barang ke dua negara itu. Tidak cuma itu, Indonesia juga bisa menjadi sentral perdagangan ke tiga terbesar dalam mengambil jatah ekspor China dan Amerika

2. Indonesia menjadi sumber pasar dagang perekonomian yang besar.
Tingginya tingkat konsumtif masyakat Indonesia terhadap produk yang ada, membuat Indonesia menjadi sentral perdagangan, karena dua negara tersebut tidak lagi saling mengekspor maka Indonesia menjadi salah satu negara yang dijadikan sebagai target pasar dari berbagai macam produk yang dihasilkan oleh dua negara tersebut.

Tags

Newsletter Signup

Silahkan isi Email anda disini untuk mengikuti berita terbaru dari Warta Pembaruan.